LENSAINDONESIA.COM: Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Tengah kian menunjukkan tanda-tanda erupsi.

Dari pantauan Selasa (17/11/2020) pukul 06:00 hingga 12:00 WIB Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melihat terjadi guguran matreial sekali ke Kali Trising, Senowo dengan jarak 500 meter.

Selain terlihat secara visual adanya guguran terdengar pula suara guguran dengan intensitas sedang sebanyak dua kali dari Babadan. Sebelumnya, Gunung Merapi juga terlihat mengeluarkan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah pada periode pengamatan Selasa, (17/11/2020) pukul 00:00-06:00 WIB.

Menurut hasil pengamatan BPPTKG juga terdengar pula satu kali suara guguran dari PGM Kaliurang pada pukul 04:26 wib dengan intensitas sedang. Kondisi Ativitas Gunung Merapi Terkini Sementara itu berikut perkembangan aktivitas terbaru Gunung Merapi dengan periode pengamatan Selasa (17/11/2020) pukul 06:00-12:00 WIB Meteorologi Cuaca cerah dan berawan.

Dengan terus meningkatnya aktivitas Merapi ini, warga mulai memadati barak-barak pengungsian.

Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah warga yang mengungsi bertambah menjadi 1.831 jiwa imbas status siaga Gunung Merapi sejak 15 November 2020.

Jumlah ini terdiri dari warga Kabupaten Magelang sebanyak 828 jiwa, Boyolali 401 jiwa, Klaten 388 jiwa, dan Sleman 214 jiwa.@LI-13