LENSAINDONESIA.COM: Pembangunan ketahanan pangan merupkan kunci kesejahteraan masyarakat dalam suatu bangsa.

Kesejahteraan akan semakin terjamin bila banyak pihak, termasuk para pemuda mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan itu sendiri.

Hal ini yang saat ini dilakukan oleh para pemuda di Madiun, Jawa Timur.

Melalui sarasehan Bincang Bersama Madiun Muda (BICARA), mereka membahas pemberdayaan pemuda dan masyarakat dalam memantapkan ketahanan pangan.

Dialog yang mengangkat tema ‘Pemuda dan Ketahanan Pangan’ itu digelar di Eathouse “Waroeng Santai” Caruban, Kamis malam (19/11/2020).

Dihadiri sekitar 50 pemuda dari Kabupaten dan Kota Madiun, kegiatan ini juga mendatangkan empat tokoh berkompeten untuk menjadi pembicara. Mereka diantaranya Maria Widiantari (Akademisi Kota Madiun), Irwan Budiyanto (Pemilik kebun bibit Pemuda Tani), Edy Bintarjo (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun), dan Sodiq (Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun).

Pada kegiatan tersebut dibahas tentang kondisi dan peluang yang ada di wilayah Madiun dan sekitarnya yang mampu mendukung ketahanan pangan, terutama di sektor pertanian dan pengembangan produk-produk pertanian.

Edy Bintarjo menyampaikan bahwa komoditas kopi memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Terlebih, Madiun memiliki ketersediaan lahan subur dan perkebunan kopi yang tertua kedua di Indonesia.

“Saat ini kopi sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat, sedangkan Madiun memiliki tanah yang subur dan kopi tertua nomor dua di Indonesia. Sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk yang berkualitas,” ujarnya.

Di akhir acara, Madiun Muda juga memberikan bibit-bibit tanaman kepada seluruh peserta yang hadir.@LI-13