LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan update atau perkembangan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri terkait kasus Covid-19, Sabtu (21/11/2020).

Kemlu mencatat, terdapat tambahan sebanyak 22 WNI di luar negeri terinfeksi atau positif Covid-19.

Berdasarkan informasi Kemlu pada hari ini pukul 08.00 WIB, sebanyak 18 WNI di Taiwan yang dilaporkan positif Covid-19. Selebihnya, 2 orang tersebar di Myanmar dan masing-masing satu orang di Korea Selatan dan Namibia. Myanmar dan Namibia menjadi negara baru dalam daftar lokasi persebaran WNI yang dilaporkan positif Covid-19.

Selain itu, juga dilaporkan adanya kasus sembuh, yakni terdapat penambahan delapan (8) WNI telah dinyatakan sembuh dari Covid-9. Empat WNI di antaranya berdomisili di Taiwan.

Adapun rincianya, yakni sebanyak tiga orang WNI yag bermukim di Korea Selatan dilaporkan sembuh, sedangkan satu orang berdomisili di Vatikan.

Kemlu juga menjelaskan, bahwa tidak ada laporan kasus kematian akibat Covid-19 WNI di luar negeri pada hari ini. Dengan demikian, total WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.965 orang yang tersebar di 71 negara.

Jika dirinci, total kasus sembuh ada sebanyak 1.375 WNI, 157 WNI meninggal, dan 433 orang dalam perawatan.

Prosentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 70 persen, turun dari 70,3 persen pada hari sebelumnya.

Sebelumnya, Jumat (20/11/2020), Kemenlu melaporkan penambahan satu WNI positif Covid-19 yang berdomisili di Arab Saudi. Pada saat yang sama, satu WNI di Kuwait dinyatakan sembuh dan satu WNI di Arab Saudi meninggal dunia.

Sampai saat ini, Arab Saudi tercatat menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun