LENSAINDONESIA.COM: Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II mengaku menerima lonjakan pasien dibanding biasanya. Per Sabtu (21/11/2020) kemarin, lonjakan pasien yang datang dari seluruh Jawa Timur mencapai 400 persen.

Penanggung Jawab RSL Kogabwilhan II, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, awal November rata-rata ada 50-60 pasien, tetapi per Sabtu kemarin tembus 205 pasien.

“Per tanggal 1-22 November, total sudah masuk 469 pasien baru. Ini disumbang dari pasien klaster keluarga sekitar 37, ada 2-5 anggota keluarga dan 9 klaster dari lembaga termasuk pondok pesantren, diklat dan poltek 2-38 orang,” terangnya.

Menurutnya, lonjakan ini terjadi lantaran liburan panjang serta abainya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) di segala tempat.

Untungnya, bed pasien yang disediakan RSL Kogabwilhan II ada 357 buah sehingga masih cukup menampung. “Kami akan tetap terus menjaga stamina, kondisi moral dan semangat para stakeholder RSL Kogabwilhan II, agar mereka tetap tangguh dan sigap menghadapi skenario terburuk tingginya serangan Covid-19 gelombang kedua,” imbuhnya.

Dokter perwira TNI ini kembali mengingatkan masyarakat agar patuh dalam menerapkan Prokes. Apalagi pada Desember 2020 nanti ada Pilkada serentak yang diselenggarakan di seluruh Indonesia.

“Jangan pernah mengabaikan protokol kesehatan selama Covid-19 belum dinyatakan berakhir. Selama masa Pilkada dan liburan akhir tahun nanti, semua haru tetap mawas diri dan ekstra hati-hati untuk menjaga diri dan keluarga masing-masing,” pesannya. @wendy