LENSAINDONESIA.COM: Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) di Kota Bogor kembali diperpanjang, berlaku hari ini hingga hingga 8 Desember 2020.

Perpanjangan PSBMK tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Bogor Nomor: 440.45-835 Tahun 2020, yang ditandatangani oleh Bima Arya di Kota Bogor, Selasa (24/11).

Kebijakan untuk memperpanjang PSBMK ini diterapkan karena penyebaran Covid-19 belum sepenuhnya aman. Warga diminta terus waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bima Arya mengatakan, tren penyebaran Covid-19 di Kota Bogor masih cukup tinggi. Dijelaskan oleh Bima Arya, dalam setiap harinya ada sekitar 40-an orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Klaster terbesar penyebaran Covid-19 adalah klaster keluarga dan klaster perkantoran,” ujarnya, Rabu (25/11/2020)

Selain itu, dirinya juga mengungkap, saat ini seorang kepala dinas dan seorang camat di Kota Bogor dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka adalah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Chusnul Rozaqi serta Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra.

Bima Arya menyampaikan, Pemerintah Kota Bogor tengah memberikan kelonggaran pada sektor ekonomi yakni restoran, rumah makan, dan cafe sampai pukul 22.00 Wib. Sehingga, sektor ekonomi bisa tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Penerapan PSBMK selama dua pekan kebelakang, sektor ekonomi untuk kuliner ini jam operasionalnya sampai pukul 21.00 Wib.@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun