LENSAINDONESIA.COM: Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur diresmikan, Rabu (25/11/2020).

Gedung baru yang pembungunannya dimulau sejak 2018 itu diresmikan oleh rektor tiga generasi, yaitu Warsito rektor periode 2000-2008, rektor periode 2008-2018 Teguh Sudarto dan Rektor UPN Veteran Jawa Timur saat ini yaitu Akhmad Fauzi.

GKB UPN Veteran ini dinilai sebagai Semi Smart Building. Hal

ini karena GKB dilengkapi dengan teknologi tepat guna. Salah satunya adalah yang berada di ruang kuliah.

Pintu masuk ruang kuliah hanya dapat dibuka menggunakan fingerprint baik itu dari dosen maupun mahasiswa.

Akses masuk ke dalam kelas fingerprint juga terkoneksi dengan absensi dari mahasiswa dan dosen. Sehingga mahasiswa tak perlu lagi melakukan absen manual seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu sebelum pandemi.

“Gedung ini semi smart, masuk ke dalam ruangan di gedung ini harus dengan fingerprint, jadi mahasiswa tak perlu mengisi lagi absensi kuliah,” jelas Akhmad Fauzi usai acara di Kampus UPB Veteran Jl. Rungkut Madya, Surabaya.

Selain sebagai akses masuk dan absensi nantinya akan fingerprint bisa digunakan untuk mematikan lampu dan AC yang ada di ruangan tersebut. Hal ini dilakukan agar lebih efektif, sehingga saat tidak dipergunakan lampu dan AC di ruangan tersebut akan mati secara otomatis.

Namun karena masih terkendala dana karena ada hal yang lebih penting hal itu harus ditunda terlebih dahulu. “Nanti kedepan akan link-kan dengan listrik dengan AC jadi nanti selesai kuliah, listrik dan AC akan mati sendiri untuk efisiensi. Ini masih dengan proses karena masih menyesuaikan dengan budget kita,” jelasnya.

Gedung dengan luas 6005 meter persegi ini menghabiskan biaya yang tidak kecil yaitu Rp 45 miliar.

GKB sendiri didirikan sebagai tempat kuliah untuk Mata Kuliah Umum (MKU). Diantaranya yaitu Bahasa Indonesia, Agama, Kewarganegaan, Pancasila, Pendidikan Bela Negara, Kepemimpinan, dan Kewirausahaan.

Di gedung ini terdapat 36 kelas, 6 Ruang Dosen Koordinator serta Auditorium yang terletak paling atas yaitu di lantai 6 dengan kapasitas hingga 300 orang.

Nantinya Auditorium tersebut akan disewakan untuk kegiatan-kegiatan seperti seminar, lokakarya, atau pertemuan lainnya.@budi