LENSAINDONESIA.COM: GrabCar Protect tetap memberikan layanan prima selama masa pandemi COVID-19. Upaya ini dilakukan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, yaitu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara disiplin.

Sopir GrabCar Protect, Mashari mengatakan, layanan sesuai Prokes COVID-19 dini diterapkan agar penumpang tak hanya merasakan aman, nyaman dan dijamin sehat.

Kerena itu, semua armada kendaraan GrabCar Protect yang beroperasi dilengkapi dengan sarana untuk pencegahan penularan COVID-19. Baik itu yang beroperasi di Surabaya, Malang maupun kota-kota lainnya.

“Itu agar perjalanan penumpang kemana pun biar lebih tenang. Sebab kami memberikan perlindungan ekstra,” kata Mashari di Kota Malang, Jumat  (27/11/2020).

Sebagai bentuk upaya preventif COVID-19, lanjut Mashari, GrabCar Protect menyediakan ekstra fasilitas pelindung dan siaga kebersihan parisi plastik di balakang kemudi untuk menjaga kesehatan penumpang dan sopir.

Selain itu, kapasitas penumpang dibatasi maksimal tiga orang. Hal ini agar jarak amandi dalam mobil tetap terjaga.

“Pengemudi dan penumpang wajib pakai APD. Misalnya pakai masker, sarung tangan, hand sanitizer. Pengemudi diberi pelatihan dan SOP khusus,” jelas dia.

Disamping itu, kata dia, setiap penumpang mau naik dan turun dari mobil pegangan pintu disemprot disinfektan. Bahkan  mobil secara berkala disemprot disinfektan tiap pekan.

“Kalau kami melanggar bisa kena sanksi denda Rp 150 ribu. Semua itu, merupakan  cara GrabCar Protect memberikan layanan yang aman, sehat dan nyaman pada penumpang,” jelas dia.

Adi, penumpang yang merasakan layanan GrabCar Protect tak membantah soal layanan yang aman, sehat dan nyaman itu. Dia mengaku melakukan perjalanan dari Graha Pena ke Grahadi Surabaya menggunakan jasa GrabCar Protect pada Rabu 25 Nopmeber 2020.

Kala itu dia merasa nyaman justru sebelum naik mobil transportasi yang dikelola Grab  itu.  Alasannya, sebelum mengendarai GrabCar Protect sudah dapat jaminan via SMS di telepon selulernya.

SMS otomatis itu tertulis:

Terima kasih telah menggunakan layanan GrabCar Protect.

Mengikuti anjuran Kemenkes, layanan GrabCar Protect hanya memuat maks. 3 penumpang. 

GrabCar Protect makin siap lindungi perjalananmu dengan hadirnya partisi, dan hand sanitizer dari Lifebuoy.

Ayo dukung pemerintah untuk keamanan kita semua. Selalu pakai masker, jaga kebersihan selama perjalanan, dan pastikan suhu badan dalam keadaan normal sebelum jalan. 

“Pesan otomatis itu sangat bermanfaat bagi kami. Terutama dalam menjaga kesehatan agar tidak tertular COVID-19. Karena itu kami akan selalu pakai jasa GrabCar Protect kalau melakukan perjalanan keluar rumah,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Adhi Isti Febriandhika. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin dan ketat itu membuat dirinya merasa aman.

“Itu sangat menambah rasa kepercayaan kami untuk menggunakan GrabCar Protect,” tutur Adhi Isti Febriandhika.@aji 

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun