LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin mewanti-wanti agar dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 dilaksanakan dengan memperketat protokol kesehatan demi menghindari klaster baru Covid-19.

Untuk keselamatan petugas, peserta dan pemilih harus menjadi prioritas utama, agar selain pelaksanaan Pilkada Serentak berjalan demokratis, juga terhindar dari penularan virus corona.

“Protokol kesehatan harus betul-betul jadi kebiasaan baru dalam keseharian, terutama dalam Pilkada nanti, sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru atau gelombang baru Covid-19,” ujar Sultan B. Najamudin, Sabtu (28/11/2020).

Selain itu, menurut Najamudin, dalam Pilkada Serentak 2020 juga fokus melakukan pengawasan terhadap jalannya Pilkada, sehingga berjalan jujur dan demokratis.

Mulai dari tahapan awal hingga pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 nanti, lanjut Najamudin, melalui Senator di seluruh daerah memberikan atensi terutama pada penerapan protokol kesehatan.

“Sejak diputuskan Pilkada dilaksanakan, DPD RI memberikan catatan dengan regulasi dan pengawasan lebih ketat, apalagi ini pilkada pertama di tengah pandemi,” ujarnya.

“Kami Pimpinan DPD RI dan Senator lainnya sudah berkeliling untuk memastikan pilkada berjalan aman lancar dan sesuai protokol kesehatan,” pungkas Najamudin.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun