LENSAINDONESIA.COM: Kasus dugaan penyelewengan bantuan terdampak COVID-19 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kampanye pasangan calon wali kota dan calon wali kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman memasiki babak baru.

Hal ini setelah munculnya, sejumlah foto yang membuktikan bahwa Plt Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya yang juga anggota DPR RI, Lucy Kurniasari sedang membagi-bagikan ribuan paket bantuan tersebut dalam sebuah acara kampanye untuk pemenangan Machfud-Mujiaman.

Foto-foto tersebut saat ini tengah beredar viral di sejumlah media sosial dan grup-grup WhatsApp.

Dalam foto-foto tersebut tampak Lucy Kurniasari memakai busana hijau lengan panjang bermotif kuning dalam sebuah acara yang dihadiri sejumlah warga memakai kaus warna-warni bergambar pasangan calon wali kota Surabaya Machfud-Mujiaman.

Dalam pembagian bantuan BNPB tersebut diduga berlang dalam acara kampanye paslon Machfud-Mujiaman sebab di lokasi acara tampak terdapat tenda, sedangkan Lucy juga berada di tempat untuk para pembicara. Di sampingnya ada seorang pria mengenakan kaus bertuliskan ”Wis Pasti Machfud Arifin-Mujiaman”.

Di belakang para pembicara ada spanduk besar bergambar Machfud-Mujiaman dengan tulisan ”Maju Kotane, Makmur Wargane”.

Kemudian, ada penyerahan paket bantuan yang tulisan “Bantuan Dana Siap Pakai BNPB”.

Lucy dan warga menunjukkan paket bantuan BNPB tersebut. Tak lupa, ada salam dua jari, merujuk pada nomor urut 2 milik duet Machfud-Mujiaman di Pilkada Surabaya.

Di BNPB memang ada alokasi anggaran “Dana Siap Pakai” yang digunakan pada saat tanggap darurat bencana.

Saat ini sendiri pemerintah telah menyatakan ada bencana pandemi COVID-19.

Sebelumnya, pada Kamis 19 Nopember 2020 lalu, Albert Kurniawan seorang warga Surabaya telah melaporkan viralnya foto-foto paket bantuan BNPB untuk kampanye Machfud-Mujiaman itu ke Bawaslu Surabaya.

Hanya saja, ketika itu, tak ada foto dalam sebuah acara. Hanya ada foto yang menunjukkan satu truk besar memuat paket bantuan BNPB dan sejumlah orang memakai kaus warna-warni khas Machfud Arifin.

Dihubungi media, Albert mengatakan, beredarnya foto-foto kegiatan kampanye Machfud yang digerakkan Lucy telah menguatkan dugaannya.

”Sekarang sudah ada foto-foto baru. Ini bukti dugaan penyelewenangan bantuan BNPB untuk kepentingan politik semakin kuat. Silakan aparat yang berwenang memprosesnya agar tidak mencederai keluhuran demokrasi kita,” kata Albert, Sabtu (28/11/2020).@LI-13