LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen terhadap pendidikan karakter meski saat ini dalam masa pandemi COVID-19.

Sutiaji menyampaikan, bahwa bila komitmen untuk terus membangun pendidikan berkarakter di Kota Malang masih terus berjalan.

“Saat menjadi keynote speaker pada webinar pendidikan nasional 2020 dengan tema Merajut Kembali Pendidikan Karakter Untuk Mewujudkan Merdeka Belajar di era New Normal juga saya tegaskan hal itu,” katanya, Minggu (29/11/2020).

Menurut Sutiaji, Pemkot Malang berkomitmen untuk mewujudkan kota yang layak anak melalui kebijakan pembangunan yang inklusif.

“Keseimbangan membangun karakter dan skill penguasaan pembangunan menjadi kunci lahirnya generasi emas yang tak hanya berilmu, namun juga berakhlak,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Meski begitu, terang dia, pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh sektor pembangunan di Kota Malang. Itu tak terkecuali pada sektor pendidikan.

Kondisi semacam itu menurut dia  menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan sistem pembelajaran secara daring. Makanya, tegas dia,  misi kesatu RPJMD tahun 2018 – 2023 menjamin  akses dan kualitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan dasar lainnya bagi semua warga.

“Semua itu sasarannya adalah tercapainya masyarakat terdidik dan berkarakter. Itu yang terus kami kuatkan,” tandas alumni UIN Maliki Malang ini.

Karena itu dia berpesan agar seluruh tenaga pendidik selalu mengedepankan dan menjaga hak-hak sipil anak. Itu agar mereka bisa  mendapatkan pendidikan yang baik dan berkarakter di tengah masa pandemi COVID-19 ini.@aji

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun