LENSAINDONESIA.COM: Tiga tempat hiburan jenis bar, Sabtu (28/11/2020) malam, dirazia petugas Satpol PP yang di back up Polrestabes Surabaya. Operasi gabungan ini untuk menegakkan aturan Perwali 33 tahun 2020 selama pandemi Covid-19.

Masing-masing Holywings Bar Jl Basuki Rachmad 23, dirazia sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas menemukan fakta pelanggaran protokol kesehatan, yakni tidak adanya physical distance atau jarak tempat duduk antar tamu.

Kemudian petugas melanjutkan ke Hacienda Bar Jl Embong Malang 21-31 (Tunjungan Plaza Lantai 1). Saat petugas datang sekitar pukul 19.30 WIB, tempat hiburan ini malah menggelar live musik untuk menghibur tamu.

Yang terakhir, petugas mendatangi Shelter Club Jl Nginden 102, sekitar pukul 21.00 WIB. Di tempat ini petugas menemukan adanya meja tamu yang tidak diberi jarak.

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, kepada Lensa Indonesia menjelaskan razia ini dilakukan untuk menegakkan protokol kesehatan serta Perwali 33 tahun 2020.

“Iya, di Holywings Bar tidak memberikan jarak tempat meja dan kursi bagi tamu. Kalau Hacienda ditemukan menggelar live musik. Sementara Shelter, tempat duduk tidak diberi jarak. Kami langsung meminta pengelola untuk menghentikan operasionalnya,” terang Eddy.

“Petugas kemudian menemui penanggungjawab bar lalu diberi sosialisasi supaya mematuhi Perwali 33 tahun 2020. Di Hacienda pengelola kurang kooperatif dengan tak mau tanda tangan BAP. Akhirnya kami pasang stiker pelanggaran,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pasal 20 Perwali 33 tahun 2020, tegas melarang segala jenis tempat hiburan beroperasi saat pemerintah gencar memutus rantai sebaran Covid-19. @wendy