LENSAINDONESIA.COM: Sebaran angka kasus COVID-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur masih ada. Diharapkan masyarakat harus tetap patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dari data yang dilansir Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid sudah berada di angka 1545 kasus. Walau tingkat kesembuhan pasien juga tinggi.

Dengan rincian, 1240 telah sembuh, dan 141 sedang menjalani perawatan yang tersebar di berbagai rumah sakit, sedangkan sebanyak 164 pasien Covid meninggal dunia. Dari jumlah itu, tingkat kesembuhan 80,3 persen, dirawat 9,1 persen dan meninggal 10,6 persen.

Kendati jumlah pasien sembuh juga terus mengalami peningkatan dan menunjukkan optimisme. Akan tetapi, masyarakat juga harus lebih aktif lagi dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona dan melindungi diri dan orang lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Akhmad Jazuli mengatakan, mengingat, bahwa Indonesia, khususnya daeah Jawa Timur yang termasuk Jombang masih ada peningkatan kasus COVID-19. Oleh karena itu protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Untuk ASN dan semua warga masyarakat hendaknya mematuhi protokol kesehatan, sebab virus corona ini bisa menginfeksi siapapun, meski itu pejabat,” imbau Jazuli, Senin (30/11).

Jazuli mengungkapkan pihaknya juga pernah menjadi pasien Covid, yang dimana virus ini bisa menginfeksi siapa saja. Dikarenakan kita tidak dapat mengetahui siapa kawan dan siapa lawan terhadap penyakit ini, tidak ada yang tahu.

“Virus bisa mengenai siapapun, baik itu orang biasa, pejabat, kiai termasuk wartawan juga bisa kena COVID-19. Untuk itu tetap patuhi protokol kesehatan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tegas Jazuli mewanti-wanti.@Obi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun