LENSAINDONESIA.COM: Crown Group, pengembang properti asal Australia memaparkan kabar terakhir terkait proyek infrastruktur yang akan direalisasikan pemerintah negara bagian Victoria.

Proyek infrastruktur airport rail link baru di kota Melbourne senilai Rp. 80 – 130 triliun ini merupakan proyek patungan antara pemerintah Federal Australia dengan pemerintah Negara Bagian Victoria,.

Masing-masing pihak sepakat menggelontorkan Rp. 50 triliun untuk wujudkan proyek yang tertunda beberapa tahun.

Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Negara Bagian Victoria guna mendongkrak kembali perekonomian yang sempat melambat akibat pandemi Covid-19.

Gubernur Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews mengatakan, proyek ini jadi kunci dari pemulihan ekonomi dan akan memberikan manfaat bagi seluruh penduduk Victoria.

“Saat kami melanjutkan usaha pemulihan, kami memerlukan rencana jangka panjang. Kami perlu membuka pekerjaan bagi warga Victoria yang sedang mencari pekerjaan saat ini, dan pekerjaan di masa depan. Kami akan menyelesaikan proyek ini, dan kami tetapti janji kami. ” terang Daniel dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Kamis (03/12/2020).

Ia menambahkan, proyek infrastruktur ini akan menciptakan 8,000 pekerjaan dan diperkirakan bisa beroperasi secara penuh di tahun 2029.

“Selain pembangunan jalur transportasi, pemerintah Negara Bagian Victoria juga mengalokasikan dana sebesar Rp. 30 triliun, dimana Rp. 12,8 triliun akan digunakan untuk perbaikan/peningkatan fasilitas 162 sekolah sementara Rp. 17,2 triliun untuk pembangunan sekolah baru,” tandas Daniel.

Reputasi Victoria sebagai ibu kota budaya di Australia akan diperkuat secara permanen, berkat investasi baru yang besar pada Anggaran Belanja Victoria 2020/21.

“Pemerintah Negara Bagian Victoria juga berencana memberikan stimulus ekonomi lain melalui pemotongan biaya pajak pembelian properti sebesar 50% bagi para pembeli hunian baru dengan harga maksimal Rp. 10 milyar. Pemotongan biaya ini rencananya hanya berlaku hingga akhir Juni 2021,” imbuh Daniel.

Sementara itu, Head of Major Project Sales Crown Group Indonesia, Herman Suwito menyampaikan, proyek infrastruktur transportasi dan pendidikan ini akan kembali perkuat posisi kota Melbourne sebagai kota layak huni di Dunia.

“Proyek baru ini akan memudahkan masyarakat Melbourne agar selalu bergerak dan terhubung di masa mendatang dengan lebih cepat dan nyaman. Aksesibilitas merupakan faktor penting dalam kriteria sebuah kota metropolitan,” ucap Herman.

Airport Rail Link yang akan dibangun ini, lanjut Herman, akan terhubung lebih dari 30 stasiun kereta termasuk Footscray, State Library, Town Hall, Anzac, Geelong hingga Traralgon.

“Terkait akses tersebut, sejumlah komuter nantinya hanya menggunakan satu direct trip menuju bandara tanpa harus berganti kereta. Dan salah satu kawasan pemukiman yang paling terdampak positif secara signifikan adalah Southban,” tukas Herman.

Selain memiliki rel trem yang menghubungkan Southbank dengan Kawasan CBD lebih cepat, stasiun kereta Anzac nantinya hanya berjarak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari lokasi proyek terbaru Crown Group di Southbank.@Rel-Licom