LENSAINDONESIA.COM: Ambulans milik Anugrah Ariyadi berlogo PDI Perjuangan dan bergambar Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang ditempeli poster pasangan calon calon wali kota dan calon wakil wali kota nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman dinilai menyesatkan masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Surabaya, Sjukur Amaludin mengatakan, selain menyesatkan, penempelan poster tersebut juga merugikan Whisnu Sakti Buana selaku kader PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan kan bukan pengusung Machfud Arifin-Mujiaman di Pilkada Surabaya. Dalam hal ini Mas WS (Whisnu sakti) yang dirugikan. Karena dianggap mendukung gerakan itu,” ujar Sjukur saat dikonfirmasi, Jumat (04/12/2020).

Menurut Sjukur harus diambil langkah tegas menyikapi hal ini dengan menuntut pencopotan poster tersebut.

“Pasangan Eri Cahyadi-Armuji dibajak dengan penempelan poster itu. Dan Mas WS harusnya menuntut untuk dicopot gambarnya. Jika tidak bisa-bisa mas WS dianggap mendukung gerakan itu,” tegasnya.

Sjukur mengecam tindakan penggabungan foto Paslon dan ambilans berlogo PDIP yang terpampang gambar Whisnu Sakti Buana karenda dianggap menyesatkan masyarakat serta memecah belah partai.

“Aku gak rela perilaku seperti itu. Harus segera diselesaikan agar tidak menyesatkan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, disebuah media mantan kader PDIP Surabaya, Anugrah Ariyadi menyebut pemasangan gambar pasangan calon (paslon) Machfud Arifin-Mujiaman nomor urut 02 di mobil ambulans berdampingan dengan gambar Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana yang juga mantan Ketua DPC PDIP Surabaya itu merupakan inisiatif dirinya sendiri.

“Ambulans ini adalah aset pribadi saya sendiri. Dulu awal ceritanya ambulans ini gambarnya saya sendiri untuk pencalegan saya sejak jadi DPRD itu,” kata Anugrah, Rabu (02/12/2020).

Nah kalau saya sekarang mendukung 02, ya kenapa saya tidak boleh memasang gambar 02 di dalam ambulans saya itu. Dan ini semua atas inisiatif saya pribadi. Tidak ada instruksi dari Mas Whisnu gambar 02 bergandengan dengan gambar Mas Whisnu,” imbuh mantan anggota DPRD Surabaya dari fraksi PDIP ini.

Diketahui, Anugrah Ariyadi telah dipecat PDI Perjuangan karena tidak mentaati perintah partai.@LI-13