LENSAINDONESIA.COM: Prediksi Gibran Rakabuming Raka, bakal memimpin Kota Solo, Jawa Tengah periode 2021-2025 mengikuti jejak Sang Ayah yang mantan Wali Kota Solo dan kini Presiden RI, tidak meleset. Putera Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini dipastikan memenangkan Pilkada Solo hari ini, 9 Desember 2020, setelah perolehan suaranya menang telak dan meninggalkan jauh dari lawannya.

Hasil hitung cepat lembaga VoxPol, pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa unggul 86,65 persen. Sementa itu lawannya, Bagyo-Supardjo 13,34 persen. Praktis, keunggulan Gibran-Prakoso sulit bisa terkejar.

Lolosnya Gibran untuk menduduki kursi wali kota ke-18 Kota Solo, tentu bakal meneruskan jejak ayahnya, yang pernah memimpin Kota Solo sebagai walikota ke-16.

Sebelum terpilih menjadi Presiden RI pada Pilpres 2014, Jokowi terpilih sebagai Waliko Kota Solo selama dua periode, 2005-2010 dan 2011-2015. Di perjalanan, Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Di perjalanan menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi terpilih menjadi Presiden RI periode 2014-2019 hingga berlanjut terpilih sebagai Presiden RI untuk periode keduanya, 2019-2024.

Keberhasil perjuangan Gibran dalam Pilkada serentak 2020 ini, dirinya berpangan dengan Prakosa didukung hampir semua partai politik di Solo. Diantaranya, PDI-P, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PPP, PAN, Perindo, dan PSI. Lawannya, Bagyo-FX Supardjo maju melalui
jalur independen. Sedang, PKS yang sebelumnya mendukung Gibran, akhirnya absen mengajukan calon.

Walau Gibran Rakabuming dipastikan menang, namun dirinya masih bersikap rendah hati seolah menyontoh Ayahnya. Dia menghidari “jumawa” atau bersikap sombong dan tetap menunggu hasil akhir dari KPU.

“Kita tetap tunggu angka resmi dari KPU. Kalau quick count kan banyak versi ya. Sekali lagi, kita tunggu angka resmi dari KPU,” katanya dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi, Rabu sore (9/12/2020).

Gibran mengaku terpenting di matanya, Pilkada di Kota Solo bisa berjalan aman dan nyaman. Soal selisih angka dinilainya belum sesuai yang ditargetkan, namun pihaknya akan mengevaluasi. Gibran memaklumi karena Pilkada berlangsung di tengah pandemi. Karenanya, Gibran menyadari banyak faktor hingga perolehan suaranya meski unggul, namun masih di bawah target.

“Saya cukup happy, kok dengan angka yang sekarang, yang penting sekali lagi warganya sehat semua. Pilkada aman lancar itu aja paling penting,” kata Gibran. @rama