LENSAINDONESIA.COM: Demi menekan persebatan virus COVID-19. Gereja Katedral Jakarta membatasi jumlah jemaat yang melaksanakan misa Natal pada 25 Desember 2020 besok.

Pastor Kepala Paroki Katedral Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko menyampaikan, jemaat wajib mendaftar di laman resmi Gereja Katedral bila ingin mengikuti misa secara langsung. Itupun,  hanya umat berusia 18-59 tahun yang bisa mengikuti ibadah Natal di Katedral.

“Bagi yang tak mendapatkan kuota bisa mengikuti ibadah dari rumah. Sebab, Gereja Katedral juga menyiarkan misa Natal secara virtual atau live streaming,” Romo Hani Rudi Hartoko, dalam jumpa pers virtual, Rabu (23/12/2020).

Sementara itu, Humas Keuskupan Agung Jakarta Gereja Katedral, Susyana Suwadie menyampaikan, jumlah jemaat dibatasi 20 persen atau hanya 309 kursi saja dari kapasitas gereja.

“Maksimal jumlah umat yang hadir dalam satu kali peribadatan yaitu 20 persen dari kuota dalam gereja,” katanya seperti dikutip medcom.id, Kamis (24/12/2020).

Selain itu, pihak Gereka Katedral juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seluruh jemaat menggunakan masker dari rumah dan mencuci tangan sebelum masuk gereja.

Susyana Suwadie menyebut, pihaknya bakal ada modifikasi tradisi liturgi Natal. Namun, tetap menjaga kesakralan perayaan.

“Durasi misa maksimal satu jam. Setelah menjalankan ibadah, umat segera pulang. Tidak membuat kerumunan,” ujanya.@LI-13

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun