LENSAINDONESIA.COM: MONGAMONGA merupakan Festival Mural & Street Art tahunan yang digelar Bunuhdiri Studio.

Festival mural & street art terbesar di Jawa kali ini mengajak berkarya menggunakan bahan olahan bambu, seperti krei/tirai bambu, tempeh, caping dan kipas bambu.

X-go, kurator MONGAMONGA Bamboo Mural Festival sekaligus Founder Serikat Mural Surabaya mengatakan, festival ini terselenggara tahun 2016 hingga kini bekerjasama dengan beberapa pihak.

“MONGAMONGA ke-5 tahun ini (akhir 2020 dan awal 2021) bekerjasama dengan pihak Grand Mulia Sakinah (hospitality) – Pasuruan sebagai penyedia tempat dan kolaborasi kegiatan,” terang X-go saat dikonfirmasi, Selasa (05/01/2021).

Ia menambahkan, MONGAMONGA tahun ini mengusung tema ‘Amongroso’ yang bermakna ‘bahwa di tengah pandemi dan krisis global kali ini sebagai manusia hakikatnya harus saling memelihara rasa untuk mencapai tujuan bersama yang lebih mulia.

“Kita belajar mengelola perasaan diri sendiri atau kepada orang lain untuk saling menghargai, menghormati dan saling berbagi,” tandas X-go.

MONGAMONGA sendiri diambil dari bahasa Jawa Suroboyoan yang berarti panas dan mendidih, seperti panasnya atmosfer berkesenian di Surabaya (dan kota-kota lainnya serta mendidihnya semangat seniman muda dalam berkarya.

Festival berlangsung hingga 4 januari 2021 di galeri villa Basofi Grand Mulia Sakinah.

Selain itu, rangkaian kegiatan Bamboo Mural Festival yang paling menarik merupakan kolaborasi mural (jamming) dari 20 street artist dan seniman muda pilihan yang sudah diseleksi X-go dari beberapa kota (Surabaya, Malang, Sidoarjo, Pasuruan, Kediri, Madiun, Trenggalek, Bangkalan & Sumenep) dan beberapa pemuda lokal setempat dengan media susunan bambu ukuran 3m x 30m.

“Karya kolaborasi mural kali ini menjadi karya mural terpanjang di Indonesia menggunakan bahan bambu dan akan dipamerkan permamen di lingkungan (outdoor) Grand Mulia Sakinah,” tutur X-go.

MONGAMONGA ke-5 ini tetap mengikuti protokol kesehatan. Festival ini tidak untuk umum (kecuali pameran di galeri vila Basofi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung pameran) dan hanya diikuti oleh peserta acara saja.

Venue festival juga dilengkapi dengan ruangan semprot disinfektan bagi peserta acara dan wajib menggunakan masker.@Rel-Licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun