LENSAINDONESIA.COM: Sebaran Covid-19 di Surabaya Raya dan Malang raya kian hari mengalami peningkatan. Hal ini menjadi atensi khusus jajaran Forkopimda Jatim dalam penerapan PSBB 11-25 Januari besok.

Dilansir dari http://infocovid19.jatimprov.go.id/ tercatat per-Kamis (7/1/2021) kemarin, di Surabaya Raya yang meliputi Kabupaten Gresik dan Sidoarjo sebanyak 100 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang sebanyak 82 orang terpapar Covid-19.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta mengatakan, kedua wilayah itu jadi atensi berdasarkan data yang dihimpun dan sudah diputuskan dalam rapat sore tadi bersama seluruh stakeholder di wilayah Jatim.

“Sementara keputusannya demikian, kami ikuti. Data sementara sudah dianalisa meliputi dua wilayah itu, Malang Raya dan Surabaya Raya. Mudah-mudahan wilayah yang lain tetap mengikuti program yang sudah ditetapkan. Harapannya, semua wilayah bisa membaik kembali,” terang Irjen Nico Afinta, Jumat (8/1/2021).

Nantinya, selama pemberlakuan PSBB pihaknya akan lebih menegakkan Operasi Yustisi di kedua wilayah tersebut.

“Kami akan meningkatkan Operasi Yustisi untuk mengawasi kegiatan masyarakat. Kedua, mendukung Pemda maupun kabupaten/kota dalam penyiapan rumah sakit dan kegiatan pengawalan vaksinasi,” imbuhnya.

Ini dilakukan dengan harapan, selama masa PSBB dua pekan, langkah pencegahan dan pengobatan dapat berjalan sejajar untuk dapat segera memutus rantai sebaran Covid-19.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat, terutama pemilik tempat usaha supaya mematuhi aturan. Nantinya ada petugas gabungan yang akan keliling memberikan sosialisasi dan imbauan.

“Beberapa hal sudah diatur ya. Seperti pembatasan pengunjung maksimal 25 persen, jam 7 malam sudah harus tutup, kemudian melaksanakan 3M. Kami bersama TNI, Pemda, Satpol PP, Dinkes dan Satgas yang tergabung akan melakukan pengecekan,” tutupnya. @wendy