LENSAINDONESIA.COM: Ditresnarkoba Polda Jawa Timur bersama Bea Cukai Kantor Wilayah 1, Tanjung Perak, menggagalkan penyelundupan sabu 6 kilogram yang terselubung dalam paket berisi kaos, Jumat (9/1/2021).

Dari pengungkapan kasus ini, petugas gabungan mengamankan 4 tersangka. Masing-masing Abdin (31) dan Siti Khodijah (24) asal Bangkalan, Madura, serta Dedi Syahputra (36) dan Sanidin (40) asal Sampang, Madura.

Penangkapan bermula saat petugas Bea Cukai mencurigai ada termos minuman terselubung dalam dua paket kaos ketika melewati pengecekan x-ray.

Saat dilakukan pengecekan isi paket yang bertuliskan Yanto dari Malaysia dengan tujuan Siti di Madura ini, ternyata dalam termos minuman di masing-masing paket berisi serbuk narkotika.

Mengetahui hal itu pihak Bea Cukai langsung mengkoordinasikan dengan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk dilakukan pengungkapan.

“Ada kiriman paket dari Malaysia dalam satu kontainer yang sama, di salah satu perusahaan jasa titipan. Paket itu bertujuan di Sampang dan Bangkalan, Madura. Temen-temen Bea Cukai curiga karena di dalam paket itu ada termos tumbler saat melewati analisis x-ray,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko.

Setelah itu, anggota Ditresnarkoba Polda Jatim menyamar sebagai kurir dan mengirim paket tersebut ke alamat yang tertera di bungkus paket.

“Akhirnya anggota melakukan control delivery. Begitu paket diterima tersangka Siti, petugas Ditreskoba Polda Jatim langsung membekuknya di lokasi, kemudian dibawa ke kantor,” imbuhnya.

Diketahui, penangkapan ini berdasarkan hasil pengembangan kasus saat lebih dulu tertangkapnya Dedi Syahputra yang mengirim sabu dari Malaysia transit ke Surabaya untuk menuju Pulau Garam menggunakan sistem ranjau.

Kemudian polisi menangkap tiga tersangka lainnya berikut barang bukti sabu seberat 2.040 gram dari Abidin, 2.040 gram dari Sanidin dan 2.029 gram dari Siti Khadijah.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana 6 (Enam) tahun paling lama 20 tahun penjara. @wendy