LENSAINDONESIA.COM: Diskotek The Maxxx+ Jl Demak disegel petugas gabungan penegak Perwali 67 tahun 2020, Sabtu (9/1/2021) malam.

Penyegelan dilakukan karena tempat hiburan yang masuk wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini dianggap sengaja melanggar Pasal 33 Perwali 67 tahun 2020. Dalam aturan terbaru tersebut, dicantumkan bahwa dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilakukan larangan terhadap jenis usaha pariwisata berupa bar/rumah minum, karaoke, diskotek, pub, kelab malam, panti pijat, spa dan bioskop.

Artinya, segala jenis tempat hiburan dilarang beroperasional hingga waktu yang belum ditentukan selama pandemi Covid-19 masih mewabah di Surabaya.

Pengunjung dan karyawan Diskotek The Maxxx+ diangkut petugas penegak Perwali 67 (wendy)

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan sedikitnya ada 50 orang yang digelandang ke markas Satpol PP untuk dilakukan pendataan.

“50 orang kami bawa ke Mako menggunakan 3 truk. Mereka terdiri dari karyawan dan pengunjung. Kemudian tempat hiburan itu kami lakukan penyegelan dengan Satpol PP Line,” terangnya, Sabtu (9/1/2021).

Selain disegel dan membawa karyawan serta pengunjung ke Mako Satpol PP, Diskotek The Maxxx+ juga dikenai denda karena melanggar ketentuan.

“Tempat hiburan juga dilakukan denda administrasi usaha sesuai dengan yang telah diatur dalam Perwali 67 tahun 2020,” pungkasnya. @wendy