LENSAINDONESIA.COM: Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II bekerjasama dengan UTD PMI Surabaya, membuka donor massal plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian bagi sesama karena saat ini jumlah penderita terus meningkat.

Dari awal pembukaan, puluhan peserta mengikuti kegiatan donor massal plasma konvalesen yang digelar di Plasa lantai 1 RSL Kogabwilhan II.

Penanggungjawab RSL Kogabwilhan II, dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, selain donor plasma konvalesen, dalam kegiatan itu juga dilakukan sosialisasi dan edukasi bagi peserta.

“Acara ini berhasil menggaet lebih dari 36 penyintas Covid-19, dimana 12 orang di antaranya memenuhi kriteria melanjutkan ke tahap screening pendonor plasma darah konvalesen,” terangnya di lokasi, Minggu (10/1/2021).

Jika 12 orang tersebut berhasil lolos screening plasma konvalesen, dalam waktu dekat yang bersangkutan akan dihubungi untuk proses pendonoran.

Menurut dr Nalendra, momen ini sangat berharga baginya. Karena tak semua plasma konvalesen penyintas dapat digunakan.

“Eksistensi mereka sangat berharga. Potensi donor plasma sangat dibutuhkan karena tidak bisa dipenuhi sembarang orang, kami berharap acara ini bisa berkelanjutan,” imbuhnya.

Ketua Panitia, Sita Pramesthi menambahkan, acara donor massal ini akan dilakukan di RSL Kogabwilhan II tiap seminggu sekali.

Dia berharap, langkah ini dapat menjadi contoh tempat lain untuk melakukan hal yang sama demi misi kemanusiaan.

“Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan berkala setidaknya seminggu sekali di RSL. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan diselenggarakan lebih dari satu kali dalam seminggu,” ujarnya.

Tim medis RSL Kogabwilhan berpesan kepada masyarakat, senantiasa menerapkan protokol kesehatan di segala tempat agar mengurangi resiko penyebaran Covid-19.

Saat ini rumah sakit di seluruh Surabaya juga nyaris penuh bahkan overload untuk menangani pasien terkonfirmasi positif Covid-19. @wendy