LENSAINDONESIA.COM: Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin memastikan pelaksanaan vaksinasi tahap pertama kepada tenaga kesehatan akan dimulai besok, Rabu (13/1).

Vaksin Covid-19 tahap awal ini diperuntukan bagi garda terdepan karena memiliki risiko tinggi. Setelah diberikan kepada tenaga kesehatan, kemudian vaksin selanjutnya akan diberikan petugas pelayanan publik.

“Tahapan ini sama (di seluruh dunia) kenapa diberikan ke nakes? karena kriterianya yang diberikan oleh orang-orang yang berisi risiko tinggi untuk terpapar karena tenaga kerja kesehatan ini selalu terpapar pasien covid Mereka ingin diberikan pertama kali,” ujar Menkes Budi Gunadi dalam rapat kerja bersama dengan Komisi XI DPR RI secara virtual, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Vaksin untuk Masyarakat Umum

Dalam rapat tersebut Menkes Budi Gunadi menjelaskan, untuk kelompok masyarakat umum proses vaksinasi akan dimulai pada bulan April atau Mei, setelah pemberian vaksin kepada kelompok petugas publik.

“Setelah petugas publik dan itu sekitar bulan Maret-April, kalau misalnya selesai diharapkan akhir April atau awal Mei kita bisa melakukan untuk seluruh masyarakat tahapannya kira-kira seperti itu,” papar Budi.

Prioritas pemerintah memberikan vaksin untuk para petugas kesehatan, kata Budi, ada sebanyak 1,48 juta orang. Sedangkan, untuk petugas publik sebanyak 16,4 juta orang dan lansia sebanyak 21,5 juta orang. Pelaksanaan penyuntikan vaksin ini dilakukan di periode pertama antara Januari hingga April 2021.

Kemudian, lanjut Menkes Budi, akan dilanjutkan tahap kedua atau yakni periode April 2021 hingga Maret 2022. Tahap ini vaksin diberikan kepada kelompok masyarakat rentan sebanyak 63,9 juta orang, dan kelompok masyarakat lainnya sebanyak 84,72 juta orang.

Sementara, lanjut Budi, untuk penggunaan vaksin tahap awal yang berasal dari Sinovac baru bisa digunakan kepada masyarakat dengan rentang umur 18-59 tahun.

“Memang vaksin yang ada sekarang yang Sinovac itu uji klinisnya baru sampai usia 59 tahun, kita harapkan dengan adanya Pfizer dan Astrazeneca datang di bulan April itu adalah vaksin yang memang sudah uji klinisnya digunakan untuk di atas 60 tahun,” pungkas Budi.@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun