LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, memusnahkan barang bukti tindak pidana kejahatan, Selasa (12/1/2021). Barang bukti yang dimusnahkan ini berasal dari perkara yang sudah diproses sepanjang tahun 2020 dan mempunyai ketetapan hukum tetap (inkracht).

Masing-masing sabu 8.793.586 gram, 110 butir pil ekstasi atau setara 80,82 gram dan 4 kaleng Khong Guan berisi 4000 butir pil dobel L

“Perkara-perkara tersebut melanggar UU Narkotika dan UU Kesehatan,” kata Wahyu Sabrudin Kepala Kejari Tanjung Perak.

Wahyu menambahkan, selain itu pihaknya juga memusnahkan barang bukti untuk perkara yang melanggar UU Darurat No 12 Tahun 1951 berupa satu buah senjata tajam.

Sebanyak 13 perkara yang melanggar tindak pidana keamanan negara dan ketertiban umum berupa kartu remi, buku rekapan nomor judi, spidol, bolpoin, hingga handphone.

“Selama Januari sampai Desember, kami juga sudah musnahkan sabu sebanyak 19.541.089 gram beserta alat hisap, 19 koli pil dobel L 1.903.000 butir,” pungkasnya.

Wahyu menambahkan, ke depan kalau situasi sudah normal, pihaknya juga akan melibatkan media untuk membantu mensosialisasikan pemusnahan barang bukti ini kepada masyarakat. “Semoga rekan-rekan media bisa membantu menginfokan ke masyarakat,” pungkasnya. @rofik