LENSAINDONESIA.COM: Awal 2021, petugas Unit Reskrim Polsek Genteng Surabaya membekuk seorang residivis pelaku pencurian bernama Ahmad Fauzi.

Pria berusia 50 tahun warga Jl Bronggalan Sawah V Surabaya yang telah dua kali mendekam di penjara itu ditangkap terkait kasus pencurian telepon selular (Ponsel).

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno mengatakan, tersangka merupakan residivis dalam pencurian Ponsel, dengan modus pura-pura sakit untuk mengelabuhi calon korbannya.

Dalam aksinya, Fauzi memasuki tempat usaha Catering di Jl Kanginan. Awalnya ia berpura-pura memesan makanan. Saat sudah berada di dalam mengamati lokasi sekitar dan mendapati barang (Ponsel) incarannya. Saat mengetahui ada ponsel yang posel di sebuah runagan. Fauzi kemudian berpura-pura batuk dan meminta air panas kepada korban.

“Tersangka betkeliling mencari calon korbannya, lalu disalah satu tempat usaha Catering di Jl Kanginan, masuk dengan berpura pura memesan makanan. Tersangka lalu berpura pura batuk dan meminta air panas kepada korban. Saat korban masuk dan mengambil air panas, tersangka langsung masuk ke rumah dan mengambil Ponsel yang sedang di-cash di ruang tamu, kemudian melarikan diri,” ungkap kata Iptu Sutrisno di Mapolsek Genteng, Rabu (13/01/2021).

Berdasarkan keterangan korban mengenai ciri-ciri pelaku, petugas akhirnya dapat mengungkap kasus pencurian ini dan menangkap pelakunya yaitu Ahmad Fauzi.

Hasil penyidikan, tersangka diketahui telah beberapa kali melakukan aksi serupa, namun korban tidak melaporkan kejadiannya tersebut kepada pihak berwajib.

“Kami sarankan, kepada masyarakat yang merasa menjadi korban oleh tersangka agar membuat laporan,” pungkas Sutrisno.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti 1 unit Ponsel hasil kejahatan, 1 unit motor yang dijadikan sarana dan 1 buah tas.

Guna mempertanggungh jawabkan perbuatannya, petugas menjerat pelaku dengan pasal 362 KUHP dan diancam pidana selama 5 tahun penjara.@rofik