LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini tengah melakukan persiapan vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Widyastuti menyampaikan, Pemerintah DKI menargetkan 7,9 juta warga di Jakarta dilakukan vaksinasi. Mereka yang diberikan vaksin adalah berusia 17-59 tahun dari berbagai kalangan.

Demikian disampaikan Widyastuti melalui melalui video yang diunggah di akun instagram resmi Dinasnya, @dinkesdki.

“Total di DKI yang mendapat vaksin untuk usia 18-59 tahun ada 7,9 juta orang,” ujar Widyastuti, dikutip Kamis (14/1/2021).

Dari target jumlah warga yang akan divaksinasi, Widyastuti menjelaskan, sebanyak 130 ribu di antaranya adalah tenaga kesehatan yang disuntik di vaksinasi tahap pertama.

Kemudian, dilanjutkan pelayan publik sebanyak 500 ribu dan kelompok rentan secara geospasial dan ekonomi 3 juta, kelompok usaha dua juta, dan kelompok lansia 980 ribu orang.

Dalam proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. mereka akan menerima dua dosis vaksin dengan waktu yang berbeda atau dengan jeda dua pekan. Jumlah imunisasi ini, jumlahnya terbanyak yang pernah dilakukan.

“Ini sasaran terbanyak, sebelumnya kami pernah melakukan program massal seperti ini, tapi paling banyak hanya dua juta orang,” terangnya.

Dia melanjutkan, karena setiap orang membutuhkan dua dosis, maka DKI diprediksi memerlukan 15-16 juta dosis vaksin Covid-19 dalam pelaksanaan vaksinasi.

Selain itu, Widyastuti pun berharap, adanya vaksinasi ini muncul kekebalan pada setiap warga dan imunitas komunitas (herd immunity), dan kemudian memberikan dampak positif pada percepatan pemulihan disega sektor.

“Ada sekitar 15 sampai 16 juta dosis yang dibutuhkan di Jakarta,” pungkas Widyastuti.@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun