LENSAINDONESIA.COM: Satuan Tugas (Satgas) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Provinsi Jawa Timur yang terdiri dari personel Satpol PP, Polda Jatim, beberapa Ormas dan mahasiswa, menyegel dua warung kopi karena kedapatan melanggar protokol kesehatan COVID-19 yaitu kapasitas 25% pengunjung.

Dua warung kopi (Warkop) tersebut yakni Sahabat Java 9 di Jl Raya Sukomanunggal 41 dan Kofibrik di Jl Manukan Tama 53 Surabaya.

Petugas menyegel beberapa kursi untuk mengurangi pengunjung di Warkop itu.

Kasatpol PP Provinsi Jatim, Budi Santosa mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pemilik tempat usaha yang melanggar ketetapan PPKM.

Jika kedapatan melanggar, maka penanggungjawab tempat usaha akan dilakukan penyitaan kartu identitas dan dikenai denda sesuai dengan yang telah ditetapkan.

“Kalau pengelola tidak dapat tegas mengkondisikan pengunjung, lebih baik tutup saja. Penyebaran COVID-19 di Surabaya itu tinggi,” tuturnya saat mengimbau pemilik Warkop, Rabu malam (13/01/2021).

Menurut Kasatpol Budi, operasi ini didasari instruksi Gubernur dan penegakan Perwali 67 tahun 2020 terkait pencegahan sebaran COVID-19 meluas.

“Didalam peraturan sudah jelas kalau pengunjung maksimal 25% dari kapasitas semestinya,” tegasnya.

Selain itu, pedagang di Pasar Simo juga sempat disambangi oleh jajarannya. Petugas hanya memberikan imbauan kepada pedagang agar segera mengemasi dagangannya, mengingat sudah melebihi batas waktu yang telah ditetapkan yakni pukul 19.00 WIB. @wendy

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun