LENSAINDONESIA.COM: Vaksinasi COVID-19 yang diprioritaskan pada petugas medis masih berlangsung. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemberian vaksinasi tahap peratama ini ditargetkan rampung kurang dari 2 bulan.

“Ditarget rampung sampai akhir Februari 2021,” katanya di Jakarta, Minggu (17/01/2021).

Pemerintah mengebut pemberian vaksin untuk petugas penanganan covid-19. Sebanyak 700 ribu juta tenaga medis ditargetkan menerima vaksin tiap bulan.

“1,4 juta (orang divaksin) bisa kita selesaikan dalam dua bulan ya,” ujar Siti.

Selanjutnya, program vaksinasi menyasar petugas pelayanan publik seperti tentara, polisi, hingga wartawan. Setelah itu, vaksin akan diberikan ke tokoh masyarakat dan agama, pelaku perekonomian strategis, perangkat daerah kecamatan, perangkat desa, hingga perangkat rukun tetangga dan rukun warga.

Prioritas berikutnya adalah tenaga pendidikan. Tenaga pendidikan yang diprioritaskan meliputi guru atau tenaga pendidik dari PAUD atau TK, SD, SMP, SMA, atau sekolah setingkat dan sederajat, serta perguruan tinggi.

Aparatur kementerian atau lembaga, aparat organisasi perangkat daerah, dan anggota legislatif masik gelombang berikutnya. Va masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Prioritas terakhir adalah masyarakat sipil dan pelaku ekonomi lain. Vaksinasi COVID-10 ditargetkan rampung dalam setahun.@LI-13/medcom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun