LENSAINDONESIA.COM: Hingga hari ini, sebanyak 2301 tenaga kesehatan (Nakes) di Surabaya telah divaksin COVID-19. Para Nakses ini merupakan kelompok yang menjadi prioritas vaksinasi tahap pertama di Surabaya yang digelar sejak 15 Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, bahwa 2301 Nakes tersebut telah lolos dari proses screening dan pengecekan kesehatan. Sementara itu bagi yang tidak lolos akan dijadwalkan ulang untuk vaksinasi. Nakes tersebut berasal dari bekerja di 109 Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di seluruh wilayah Surabaya Yang akan terus bertambah karena berlangsung secara bertahap.

“Ini masih terus bertambah setiap harinya. Karena pelaksanaannya secara bertahap. Terdiri dari puskesmas dan RS (rumah sakit). Namun ada pula nakes yang belum lolos screening dan akan dijadwal ulang vaksinasinya,” ujar Feny saat ditemui di Balai Kota, Selasa (19/01/2021).

Dalam data Dinkes Kota Surabaya terdapat 203 Nakes yang batal vaksinasi karena gagal dalam proses screening dengan penyebab yang beragam. Dimana penyebabnya didominasi karena adanya komorbid hipertensi, gastritis serta kelainan darah dan beberapa faktor lainnya. Bahkan ada pula yang terhalang karena dalam masa kehamilan dan menyusui.

Feny memaparkan jumlah yang hipertensi sebanyak 23 orang sedangkan yang menyusui sebanyak 10 orang.

“Total 203 orang. Jumlahnya untuk hipertensi ada sekitar 23 orang. Lalu nakes menyusui ada 10 orang, kemudian gastritis ada lima, serta ada pula yang penyitas dan komorbid lain mengharuskan untuk tidak dilakukan vaksin,” sebutnya.

Meskipun telah menerima vaksin, Feny mengingatkan agar para Nakes ataupun Tokoh Masyarakat yang telah divaksin agar tetap mematuhi protokol Kesehatan. Mulai dari menjaga jarak, mengenakan masker serta mencuci tangan. Dengan adanya vaksinasi dan patuh Protokol Kesehatan diharapkan akan segera menyelesaikan pandemi khususnya yang ada di Surabaya.

“Semoga virus ini segera hilang dari kota kita tercinta. Tetap jaga kesehatan, dan jauhi kerumunan,” harapnya.@budi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun