LENSAINDONESIA.COM: Produk skincare menjadi komoditi yang banyak dicari oleh kalangan perempuan mulai dari remaja, dewasa hingga ibu-ibu.

Para wanita pasti akan tertarik jika ada produk skincare menawarkan kulit wajah menjadi glowing, mulus, berseri juga aman untuk pemakaian sehari-hari. Namun para perempuan haris pintar-pintar memilih produk skincare yang berkualitas.

Dokter Kecantikan dr Iin Agustin menyebut bahwa pentingnya memilih skincare yang aman untuk kulit.

Skincare sudah menjadi kebutuhan pokok. Jarang sekali ada orang yang tidak menggunakan skincare sama sekali. Untuk produk Drialogy ini, yang pencerah kita gunakan bahan dasar cysteamine. Di Indonesia masih sangat jarang, saingannya biasanya produk buatan luar negeri yang jauh lebih mahal,” ujar dr Iin Agustin saat Launching Drialogy di Surabaya, Rabu (20/01/2021).

Produk yang termasuk ‘pendatang baru’ di dunia skincare ini diklaim terbuat dari sejumlah bahan premium yang tak akan bisa ditemukan di produk skincare lokalan.

“Bahan-bahannya premium, saya menggunakan bahan yang biasanya ada di skincare impor. Untuk pencerah kandungannya cysteamine dan tranecamic acid. Sabun wajah, toner dan sunscreen saya gunakan galactomyces. Drialogy bisa digunakan untuk kulit yang sangat sensitif sekalipun,” papar Owner Drialogy ini.

Varian produknya telah berhasil dipasarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp 210.000 hingga Rp 590.000. Meliputi sabun wajah, essence mist, sunscreen, snowbright serum dan bright lotion.

Meski tergolong tak cukup murah, namun pihaknya mengklaim kandungan dalam produk Drialogy sangatlah aman dan tak membuat orang kecanduan alias harus menggunakan produk tersebut secara terus-menerus.

Ia juga mengingatkan agar para perempuan tidak menggunakan skincare abal-abal yang menawarkan hasil cepat walau baru menggunakannya, karena ada efek untuk kulit di kemudian hari.

“Kalau krim abal-abal memang hasilnya cepat. Tapi pemakaian dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kerusakan pada kulit,” pesan dr Iin.

Ia menyebut beberapa kandungan berbahaya dalam skincare yang harus dihindari di antaranya yakni merkuri, hidrokinon, dan steroid. Ketiganya sama-sama menyebabkan kecanduan.

“Cirinya, kalau skincare yang mengandung merkuri itu konsistensinya melar dan berbau tajam, baik bau logam maupun parfum. Yang mengandung hidrokinon, saat berada di tempat panas akan menjadi cokelat. Sedangkan steroid menyebabkan bruntusan saat stop pemakaian,” tutupnya.@sarifa