LENSAINDONESIA.COM: Joe Biden dan Kamala Harris resmi menjabat sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Ke 46. Prosesi pelantikan digelar di Gedung Capitol, Washington DC pada Rabu, (20/01/2021).

Kamala Harris dilantik terlebih dahulu oleh Hakim Mahkamah Agung Sonia Sotomayor.

Kamala Harris menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan wapres AS. Ia juga menjadi warga AS pertama dari etnis Afrika Amerika dan Asia Amerika yang menduduki jabatan orang nomor dua di Negeri Paman Sam.

Seperti halnya Kamala Harris, Sotomayor juga merupakan perempuan non-kulit putih pertama yang menjabat profesi hakim di Mahkamah Agung AS.

Harris, perempuan keturunan Afrika-Asia-Amerika ini menjadi harapan bagi banyak pihak. Tokoh Partai Demokrat di California lahir di Oakland, California, dari dua orangtua imigran. Ibu keturunan India dan ayah keturunan Jamaika.

Setelah orangtuanya bercerai, Harris dibesarkan oleh ibu tunggal yang berprofesi seorang peneliti kanker dan aktivis hak-hak sipil. Dia tumbuh berdekatan dengan warisan India-nya dan mengikuti sang ibu berkunjung ke India.

Ia melanjutkan kuliah di Howard University, salah satu perguruan tinggi dan universitas kulit hitam terkemuka dalam sejarah. Kuliah di Howard University digambarkan Harris sebagai salah satu pengalaman paling formatif dalam hidupnya.

Harris mengatakan dia selalu nyaman dengan identitasnya dan hanya menggambarkan dirinya sebagai ‘rakyat Amerika.’

Setahun lalu, senator asal California itu melonjak ke jajaran kandidat capres Demokrat, bersaing dengan Biden. Nam , pada akhir 2019, Harris mengakhiri kampanyenya.

Ia kemudian menjadi pendamping Biden untuk maju di bursa pemilihan presiden dan wakil presiden AS. Keduanya pun berhasil mengalahkan Donald Trump dan Mike Pence dalam pemilu 2020.

Setelah Harris, giliran Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 AS oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts.

Biden diambil sumpah di atas kitab suci bersejarah bagi keluarganya sebab usianya 127 tahun.

“Saya bersumpah bahwa saya akan setia menjalankan Kantor Presiden Amerika Serikat dan akan dengan kemampuan terbaik saya, melestarikan, melindungi, dan membela Konstitusi Amerika Serikat,” kata Biden yang dilantik tepat pukul 12.00 waktu AS.

Biden menyatakan akan memimpin AS selama empat tahun ke depan. Sebelumnya, ia menegaskan bahwa prioritas pertamanya sebagai presiden AS adalah menangani pandemi virus Corona (COVID-19).

Biden dilaporkan akan langsung mengeluarkan perintah eksekutif yang mewajibkan seluruh warga dan pejabat menggunakan masker.

Tak hanya itu, dia juga menargetkan 100 juta vaksinasi dalam 100 hari kepemimpinannya.@LI-13