LENSAINDONESIA.COM: Berbagai upaya dilakukan guna menekan peningkatan kasus COVID-19 di Kota Madiun, tidak hanya dari Pemerintah Kota Madiun, namun juga jajaran kepolisian.

Polres Madiun Kota melakukan operasi penyekatan di titik masuk Kota Madiun yang dimulai sejak Kamis 21 Januari sampai dengan Sabtu 23 Januari 2021.

Seperti pada pantauan langsung di simpang tiga Pabrik Gula Rejo Agung, Kota Madiun, Jumat (22/1/2021) pukul 14.40 WIB, tampak petugas gabungan yang terdiri dari Polres Madiun Kota, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan di salah satu akses masuk kota.

“Tujuan penyekatan antara lain antisipasi penyebaran COVID-19, khususnya di wilayah Madiun Kota,” ujar AKP. Joko Winarto, SH, Kasat Lantas Polres Madiun Kota.

Upaya kali ini difokuskan bagi pengguna kendaraan atau masyarakat yang hendak masuk wilayah Madiun Kota. Pengendara wajib menunjukkan surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan. Jika pengguna kendaraan tidak dapat menunjukkan surat tersebut, mereka diharuskan untuk putar balik.

“Caranya pemeriksaan kendaraan atau masyarakat yang masuk wilayah Kota Madiun harus dilengkapi dengan surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan,” Jelasnya. “Kalau tidak dilengkapi surat kesehatan dari Dinas Kesehatan, kita kembalikan.”

Dalam gelar operasi penyekatan tersebut juga disediakan tim medis guna melakukan tes secara langsung, apabila hasil tes tersebut menyatakan sehat, pihak Kepolisian Resor Madiun Kota akan memberikan toleransi untuk dapat masuk ke wilayah Madiun kota.

“Kita flexible, namun tetap sementara akan kita amankan dulu, kita data, kebetulan juga ada tim medis. Nanti sekiranya mereka dinyatakan sehat, kita toleransi diberikan kemudahan,” pungkas AKP. Joko Winarto, SH kepada LensaIndonesia.com Madiun Raya.@Limad

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun