LENSAINDONESIA.COM: Polresta Malang Kota (Makota) me-launching Bus SIM Keliling, Jumat (22/01/2021).

Bus SIM Keliling untuk layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) ini dinilai sebagai kebijakan jitu untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Sebab selama ini, pengurusan SIM selalu identik dengan antrean dan kerumuman.

Kapolresta Makota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, pengoperasian Bus SIM Keliling ini merupakan bagian dari upaya menekan persebaran virus Corona.

“Layanan bus SIM Keliling itu untuk memudahkan masyarakat. Sehingga resiko penyebaran COVID-19 bisa dikendalikan,” jelas Leonardus Simarmata saat didampingi Kasatlantas Polresta Makota, Kompol Ramadhan Nasution.

Leonardus Simarmata menyampaikan, Bus SIM Keliling ini dilengkapi teknologi baru. Sehingga proses perpanjangan SIM bisa berlangsung cepat. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

“Masyarakat tidak perlu mendatangi kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM). Karena Bus SIM Keliling Polresta Makota yang bakal mendatangi pemohon,” jelasanya.

Bus SIM Keliling Polresta Makota yang beroperasi pada hari Selasa dan Jumat ini akan mendatangi pusat-pusat keramaian masyarakat. Termasuk juga mendatangi kelurahan-kelurahan di Kota Malang. “Layanan itu hanya bagi warga yang ber-KTP Kota Malang,” jelasnya.

Bus keliling Polresta Makota hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C. Sehingga tidak menerima permohonan SIM baru atau peningkatan SIM dari C ke A atau dari A ke B1.

Selain perpanjangan SIM, bus keliling juga membuka layananan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) hingga pelayanan Samsat keliling.

“Layanan yang diberikan tak hanya SIM. Namun juga terkait Arema Police, SPKT, SKCK dan pelayanan Samsat keliling,” terang Leonardus Simarmata.

Makanya, layanan di kelurahan yang sudah ditentukan, diumumkan seminggu sebelumnya. Sebab, di luar kelurahan, Bus keliling Polresta Makota itu  mangkal di dua tempat. Yaitu di Stadion Gajayana dan Taman Krida Budaya.

Bus keliling Polresta itu beroperasi hanya saat jam kerja. Kapasitasnya dibatasi untuk mencetak 100 kartu SIM sehari.

“Soal pembiayaan sama dengan pelayanan di Satpas. Sebab, ada petugas BRI yang melayani pembayaran. Selain itu juga disiapkan untuk  psikotes,” pungkasnya.@aji 

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun