LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, bahwa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang, karena kondisi wabah COVID-19 masih belum bisa dikendalikan.

PPKM Jawa-Bali tahap pertama dilaksanakan selama 14 hari, yaitu mulai 11 Januari dan akan berakhir pada 25 Januari 2021. Sedangkan PPKM tahap II akan dilaksanakan 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Emil Dardak mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu trauma dengan istilah PSBB atau PPKM. Sebab, masyarakat tetap bisa beraktifitas seperti biasa dengan menerapkan kebiasaan baru (new normal).

“Aktivitas silahkan dijalankan tapi tetap harus waspada,” katanya saat mensosialisasikan perpanjangan PPKM di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/01/2021).

Wagub Emil Dardak berharap, perpanjangan PPKM ini bisa menekan penyebaran kasus COVID-19 di Indonesia. Dia contohkan seperti di Kota Malang.

“Kita harapkan dengan pemberlakuan PPKM ini seperti di Kota Malang tidak ada lonjakan kasus COVID-19. Sehingga rumah sakit tidak penuh,” sebutnya.

Suami artis Arumi Bachsin ini mengakui bila selama ini masyarakat bersama Pemkot Malang telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kasus COVID-19, seperti program Kampung Tangguh, Masjid Tangguh dan lain sebagainya.

Makanya ia sangat mengapresiasi penerapan masjid tangguh di Kota Malang. “Saya mengapresiasi program masjid tangguh di Kota Malang ini. Apalagi  berjalan dengan baik. Semua mengikuti protokol kesehatan. Ini patut diapresiasi.” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan bahwa program masjid tangguh telah lama diterapkan di Kota Malang. Melalui Masjid Tangguh, seluruh masjid dapat meminta jemaahnya untuk juga mematuhi protokol kesehatan.

“Masjid Tangguh itu tidak hanya jarak saja (physical distancing) atau hanya protokol COVID-19 memakai masker. Namun harus lebih dari itu. Yakni mempunyai nilai dakwah,” terangnya.

Karena itu, kata Sutiaji, Masjid Tangguh maksudnya memberi uswah atau contoh. “Inikan Masjid Jami, masjid yang menjadi contoh. Sekarang shaff-nya sudah dikasih jarak. Kita diingatkan memakai masker. Harapannya masjid-masjid di daerah yang kecil juga mengikutinya,” pungkasnya.@aji 

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun