LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Surabaya menargetkan vaksinasi COVID-19 pada para Tenaga Kesehatan (Nakes) rampung diakhir Pekan ini.

Guna mendukung target tersebut, Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menambahkan jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang digunakan untuk vaksinasi.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, bahwa vaksinasi Nakes yang telah memiliki E-Tiket ditargetkan tuntas pada 29 Januari. Oleh karena itu pihak terus berupaya untuk mempercepat vaksinasi tersebut. Khususnya yang dilakukan di Rumah Sakit.

“Perkiraan akan selesai vaksinasi semua sasaran yang telah memperoleh elektronik tiket (e-tiket) tanggal 29 Januari. Kita terus upayakan percepatan,” tutur feny kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (26/01/2021).

Feny menjelaskan bahwa 111 Fasyankes yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya akan menerima vaksin sinovak yang telah disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Surabaya.

Fasyankes akan menerima vaksin sesuai dengan data jumlah sasaran yang ada. Apabila telah sesuai dengan kriteria, maka vaksin akan langsung didistribusikan ke Fasyankes yang dijadikan sebagai tempat vaksinasi.

“Intinya yang sudah memenuhi syarat untuk disuntik langsung didistribusikan sesuai dengan kuotanya,” terang Feny.

Hingga hari ini, jumlah SDM Kesehatan yang telah divaksinasi 15,598 orang. Dari keseluruhan tersebut tidak hanya Nakes saja yang telah divaksin. Non nakes seperti staf office, driver hingga petugas kebersihan di Fasyankes Surabaya tidak luput jadi sasaran vaksinasi tahap pertama ini.

Sementara yang telah mengantongi e-tiket sebanyak 25.273 orang 31.840 orang yang jadi sasaran vaksinasi.

“Jadi dari jumlah total sasaran 31.840 yang telah mendapatkan e-tiket adalah 25.273. Nah angka itu yang kami maksimalkan selesai hingga akhir bulan,” ungkapnya.@budi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun