LENSAINDONESIA.COM: Petualangan bandit jalanan yang sudah menebar ancaman di 9 TKP untuk sementara terhenti. Roni (35) asal Jl Bulak Banteng Kidul dan Izroil Akbar (23) asal Jl Arimbi Buntu diringkus petugas Reskrim Polsek Genteng usai gagal menjambret korbannya di daerah Peneleh, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno mengatakan, modus yang dilakukan kedua pelaku selama ini adalah mengincar pengendara yang menggunakan tas slempang atau yang sedang menggunakan ponsel di jalan raya.

Mereka membagi peran masing-masing sebelum melakukan aksinya. Roni sebagai joki, sedangkan Izroil sebagai eksekutor.

“Kedua tersangka ini keliling boncengan motor V-xion hitam merah L 4154 AZ untuk mencari sasaran korban yang membawa tas atau sedang main Hp. Setelah ada sasaran kemudian tersangka memepet korban dan merampas barang tersebut,” ujarnya, Rabu (27/1/2021).

Dalam catatan polisi, kedua jambret jalanan ini telah melancarkan aksinya di 9 lokasi, yakni Jl Kalianyar, Jl Ketabang Kali, Jl Kusuma Bangsa Jl Undaan Kulon, Jl Kapas Krampung, Jl Gembong, Jl Rangkah, Jl Pasar Besar dan Jl Dupak.

Namun pada aksi ke-10, perjalanan dua spesialis jambret ini ketemu apesnya. Akibat panik saat diteriaki korban, motor pelaku kehilangan keseimbangan sehingga tersungkur di aspal.

“Saat di Peneleh itu gagal karena korbannya berteriak sambil mengejar pelaku. Mereka jatuh dari motornya, langsung diamankan warga dan anggota Reskrim yang kebetulan tak jauh dari lokasi,” pungkas Iptu Trisno

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 Yamaha V-xion L 4154 AZ, 1 tas slempang hitam dan 1 handphone.

Atas perbuatan pelaku, mereka dijerat pasal 365 KUHP terkait tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun. @wendy