LENSAINDONESIA.COM: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan akses distribusi vaksin yang setara untuk berbagai negara saat memimpin rapat pertemuan virtual kerja sama aliansi vaksin corona, Covax Advance Market Commitment (AMC) Engagement Group (AMCEG), pada Rabu (27/1).

“Seluruh negara, baik maju atau berkembang, di Utara atau Selatan, kecil maupun besar, berkepentingan untuk memastikan akses yang setara bagi semua terhadap vaksin,” ujar Retno melalui pernyataan Kemlu RI.

Menlu Retno memimpin pertemuan tersebut bersama Co-Chairs lainnya yaitu Menteri Kesehatan Ethiopia, Lia Tadesse dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Karina Gould.

Aliansi vaksin ini merupakan mekanisme pengadaan dan akses vaksin bagi 92 negara dan ekonomi berpenghasilan rendah dan menengah.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu RI menegaskan komitmenya untuk menjalankan proses yang inklusif dan transparan dalam kelompok ini. Selain itu, juga ditekankan terkait pentingnya vaksin siap dan didistribusikan tepat waktu.

Menteri Retno menekankan, bahwa perlu ada kepastian mengenai beberapa hal penting, seperti jumlah vaksin, jenis vaksin, jadwal pengiriman, dan regulasi.

Dalam pertemuan tersebut, membahas berbagai perkembangan terkait tata kelola COVAX AMC EG serta proses pengadaan, pendanaan, alokasi, penyaluran, hingga kesiapan negara/ekonomi peserta AMC EG untuk vaksin Covid-19 yang disediakan melalui COVAX Facility.@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun