LENSAINDONESIA.COM: Satgas PPKM (Permberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Jawa Timur yang mencegah sebaran Covid-19, akhirnya berani juga merazia tempat hiburan di dalam Mall Surabaya Town Square (Sutos) Jl Adyatawarman, Rabu (4/2/2021).

Sebelumnya, meskipun Perwali Surabaya nomor 67 tahun 2020 tegas melarang semua tempat hiburan beroperasional, namun kawasan ini sama sekali tak disentuh petugas dari Satpol PP, Linmas, maupun Polrestabes Surabaya.

Petugas gabungan dari Polda Jatim, Satpol PP Pemprov, TNI, Ormas dan relawan Covid-19, yang masuk Mall Sutos mendapati Eclectic Pub & Lounge yang tetap beroperasional menjual miras meski Surabaya sedang dalam masa PPKM untuk menghentikan sebaran Covod-19. Sontak, para pengunjung berhamburan dan sebagian sempoyongan saat tahu ada razia petugas.

Eclectic Pub & Lounge yang menjual berbagai jenis miras impor ini ternyata hanya mengantongi izin restoran untuk beroperasional. Seorang pegawai tempat hiburan ini bahkan terkesan ogah bertanggung jawab dengan mengaku hanya karyawan harian lepas dan tak tahu menahu masalah perizinan.

“Saya bukan penanggung jawab Pak, Saya hanya pegawai harian lepas. Sementara owner dan manajer (penanggung jawab) sudah pulang,” ungkap pria berperawakan tinggi tersebut.

Pengunjung Eclectic Pub & Lounge berhamburan keluar saat Satgas PPKM datang melakukan razia (rofik)

Satgas PPKM yang melakukan razia, selain mendapati Eclectic Pub & Lounge tak punya ijin semestinya, juga melihat sendiri tak ada penerapan physical distancing di tempat hiburan ini. Akhirnya, petugas melakukan pengurangan tempat duduk dilanjut memasang (Segel) Satpol PP Line.

Kasatpol PP Jatim Budi Santosa, berjanji segera mengirim surat teguran terhadap Managemen Mall Sutos. “Nanti kami mengirim surat teguran ke Manajemen Sutos karena di areanya, ada tempat yang tak mengindahkan aturan PPKM dan tak menerapkan physical distancing,” terangnya.

Selain itu, masalah ini akan dilimpahkan ke Satpol PP Surabaya agar dilakukan penindakan tegas. “Kita harus komitmen menjalankan aturan PPKM ini untuk memutus rantai penyebaran Pandemi Covid-19. Ini nanti kami limpahkan ke Satpol PP Surabaya agar dilakukan penindakan tegas,” tambahnya.

Budi menambahkan, masih banyaknya Rekreasi hiburan umum (RHU) yang tetap beroperasi di masa pandemi Covid-19 dan PPKM, mengindikasikan adanya main mata petugas dengan pengusaha tempat hiburan. “Banyak tempat seperti ini yang masih buka, ayolah kita harus berkomitmen menjalankan tugas agar Covid-19 segera tertangani,” sindirnya. @rofik