LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak39 Polresta dan Polrestabes di Jawa Timur mendapat penghargaan dari Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta.

Penghargaan ini diserahkan dalam gelaran Kapolda Jatim Award 2021 di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Adapun kategori penilaian yang paling utama adalah masalah Kampung Tangguh Semeru, selanjutnya penilaian untuk anggota yang bekerja dengan terbaik, dan kepada Kasat Atau Kabag yang bekerja dengan baik.

Sebelum memutuskan untuk menetapkan pemenang, tim penjaring telah melakukan pengamatan selama 6 bulan kebelakang, yakni pada Oktober 2020 lalu.

Penilaian tersebut dilihat dari pembinaan maupun operasionalnya, namun untuk anggota teladan dinilai dari sikap-sikap perwujudan tribratanya, dan sikap-sikap perwujudan catur prasetyanya. Dari mulai kejujuran, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas.

Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja anggota kepolisian yang ia nilai baik.

“Bukan berarti yang lainnya tidak bagus, tetapi dari beberapa parameter penilaian dan perdebatan yang sengit, sehingga diputuskan pemenangnya,” ujarnya, Jumat (12/02/2021).

Dia berpesan, bagi jajaran yang belum mendapatkan penghargaan Kapolda Jatim Award 2021 tidak berkecil hati dan tetap menjalankan tugas dan kewajibannya secara profesional.

“Saya mengajak kepada anggota, kepada pimpinan kampung tangguh, kepada kesatuan yang lain, untuk tetap semangat dalam bekerja, tetap melaksanakan tugas wewenang tanggung jawab dengan baik. Karena dimanapun kita bertugas, selama kita mendapat Surat Keputusan, maka tugas wewenang dan tanggung jawab melekat kepada kita,” tuturnya.

Menurut dia, keberhasilan suatu kesatuan di instansi kepolisian tidak dapat diraih tanpa adanya komunikasi yang baik. Maka dari itu ia mengimbau anggotanya untuk membangun komunikasi yang baik, karena dengan komunikasi yang baik merupakan kunci keberhasilan mencapai target.

“Jika ada kesatuan berhasil, anggota berhasil, Kabag, Kasat bisa berhasil, pasti komunikasinya baik. Karena bisa menyampaikan apa yang di inginkan, sehingga tujuannya bisa tercapai, hasil tidak akan menghianati proses.” Tandasnya.@wendy