LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III diapresiasi oleh Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy saat kunjungan kerja ke Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Donor Darah (UDD) Kota Surabaya terkait program donor Konvalesen untuk tekan penyebaran virus Covid-19, Selasa (16/02/2021).

Muhadjir mengatakan, donor plasma konvalensen merupakan salah satu upaya alternatif saat ini sedang dilakukan pemerintah untik menekan pandemi selain melalui vaksin.

“Kami berterimakasih pada semua pihak yang turut mendukung melalui penyelenggaraan kegiatan donor plasma konvalesen,” tandasnya.

Di kesempatan tersebut, PMI UDD Kota Surabaya memberikan piagam penghargaan kepada sedikitnya 10 pihak yang mendukung kegiatan donor plasma konvalesen.

Penyerahan penghargaan salah satunya diberikan kepada Pelindo III dihadapan Menko PMK Muhadjir Effendi dan Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini. Pelindo III disebut sebagai pihak yang menginisiasi pelaksanaan donor plasma konvalesen di Surabaya hingga mengumpulkan sedikitnya 369 kantong.

Sementara itu, Direktur SDM Pelindo III Edi Priyanto mengatakan, penghargaan yang diterima Pelindo III sebagai buah dari loyalitas Pelindo III sebagai entitas BUMN. Menurutnya, Pelindo III berkewajiban turut menyukseskan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang diinisiasi oleh pemerintah. Donor plasma konvalesen yang digelar Pelindo III mampu terlaksana berkat hubungan harmonis dengan para penyintas berasal dari pegawai Pelindo III Group dan masyarakat umum.

“Kegiatan donor plasma konvalesen sekaligus sebagai edukasi kepada para penyintas bahwa plasma konvalesen sebagai salah satu upaya memberikan pertolongan bagi para pasien Covid-19 kategori sedang dan berat, karena terapi plasma konvalesen sebagai alternatif dalam upaya penyembuhan Covid-19,” tutur Edi.

Ia menambahkan, program donor plasma konvalesen dan donor darah dari Pelindo III mampu mengumpulkan sedikitnya 324 kantong plasma 304 kantong darah. Donor plasma kedua yang berlangsung pada 21 dan 22 Januari 2021 ini bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional. Pelindo III sebelumnya pada Desember 2020 berhasil mengumpulkan 45 kantong plasma.

Kepala UDD PMI Kota Surabaya Budi Arifah juga menyampaikan, kebutuhan plasma konvalesen saat ini cukup besar khususnya di wilayah Surabaya. Hal itu terjadi sebab pihaknya tak hanya melayani permintaan plasma dari luar Kota Surabaya. Untuk itu, PMI UDD Kota Surabaya setiap hari menerima permintaan sedikitnya 75 kantong plasma dengan jumlah persediaan terbatas.

“Kami terus mendorong partisipasi masyarakat khususnya para penyintas Covid-19 untuk berkenan melakukan donor plasma sebagai upaya membantu sesama. Saat ini jumlah persediaan tidak sebanding dengan permintaan,” pungkasnya.@Rel-Licom