LENSAINDONESIA.COM: Puluhan ekor ikan paus kecil terdampar dan mati di pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura. Kejadian ini direkam melalui video oleh masyarakat dan pada, Kamis Sore (18/09/2021).

Menurut keterangan sejumlah warga, sebelumnya ada ratusan ekor paus anakan yang menepi ke area pantai dan nyaris terdampar. Beruntung paus-paus kecil yang awalnya dikira ikan luma-lumba itu berhasil digiring ke tengah Selat Madura. Namun sayangnya, banyak diantara paus-paus tersebut telah kehilangan siripnya karena ulah tangan jahil warga.

Miftakul Lukman, warga Desa Patereman mengatakan, paus-paus tersebut terdampat karena perairan Selat Madura surut. Kata dia, peristiwa ini bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab kemunculan kawanan paus sering muncul di daerah tersebut. Namun kondisi pantai yang sedang surutlah yang menyebabkan banyaknya paus yang harus merenggang nyawa di pantai.

“Ini sering mas, tapi kemarin surut lautnya jadi banyak yang mati,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu Kapolsek Modung, AKP Suwaji menyampaikan, bahwa kawanan paus yang terdampar dan mati tersebut akan di kuburkan di area pantai. Namun saat ini masih menunggu kedatang alat berat. Mengingat banyak dan beratnya paus yang akan kubur.

“Akan segera kita kuburkan di sekitar pantai. Kita masih menunggu alat berat untuk mengangkat bangkai dari ikan ini,” terangnya.

Kejadi paus terdampar ini sendiri viral di media sosial khususnya Whatsapp. Video tersebut telah disebarkan baik ke grub-grub Whatsapp ataupun dijadikan sebagai status di media sosial.

“Lumba-lumba (paus kecil,red) terdampar di Selat Madura, banyak yang mati, Siripnya ada yang ngambil,” jelas perekam video viral tersebut.@budi