LENSAINDONESIA.COM: Karaoke Royal KTV di kompleks Gedung Go Skate Jl Embong Malang 33-35, diduga diam-diam beroperasi kembali saat tempat hiburan lain di Surabaya dirazia Satgas Covid.

Karaoke kelas menengah atas yang menyediakan miras impor dan room VVIP ini sebenarnya sudah dirazia Satgas Covid yang terdiri dari Satpol PP Surabaya, Satpol PP Pemprov Jatim, Linmas diback up Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim.

Pada 23 September 2020 lalu, tempat hiburan dengan interior mewah ini pernah dirazia Satpol PP Pemprov dan Polda Jatim. Saat penggerebekan itu ditemukan satu room terkunci dari dalam.

Petugas penegak protokol kesehatan yang memaksa karyawan untuk membuka, akhirnya memergoki dalam room tersebut ada beberapa pemandu lagu berpakaian seksi, dan juga ditemukan kondom.

Saat itu petugas juga sempat dikelabui oleh karyawan dengan alasan tidak beroperasi. Belakangan diketahui saat itu yang berada di dalam room adalah salah satu pejabat di Jawa Timur.

Jumat (19/2/2021), Karaoke Royal KTV diduga kembali mengoperasionalkan room karaoke untuk para pelanggan eksekutif yang ingin bersenang-senang, nyanyi dan miras ditemani cewek cantik pilihan.

Miras impor mewah disajikan khusus tamu eksekutif Royal KTV (*)

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, karaoke elit ini beroperasional sejak sore hingga malam.

Legal Officer Karaoke Royal KTV , Ismayadi saat dikonfirmasi terkait masalah ini enggan berkomentar. Chat maupun telepon belum direspon.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi terkait operasional Karaoke Royal KTV ketika Surabaya masih menghadapi pandemi Covid, berjanji akan mendorong Satgas Covid melakukan penindakan.

“Oke nanti akan saya teruskan untuk mendorong tim-tim terkait supaya dilakukan pengecekan di karaoke tersebut,” ujarnya, Sabtu (20/2/2021).

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto saat dikonfirmasi mengatakan, setiap hari pihaknya bersama Linmas melakukan operasi, jika memang ada tempat hiburan yang diketahui beroperasi akan ditindak tegas menggunakan Perwali 67 tahun 2020.

“Operasi penegakan protokol kesehatan terutama di tempat hiburan terus kami lakukan. Kalau memang buka pasti kami tindak sesuai Perwali 67 tahun 2020, karena di masa pandemi ini tempat hiburan masih belum boleh beroperasi,” tuturnya.

Kepala BPB Linmas Surabaya sekaligus Seken Satgas Covid Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan akan menindak lanjuti informasi ini. “Terima kasih informasinya. Nanti saya teruskan ke Kasatpol PP Surabaya juga ya,” pungkasnya. @wendy