LENSAINDONESIA.COM: Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sehauh ini belum ditemukan varian baru atau mutasi virus Corona pada pasien di Indonesia.

Pemerintah, kata Budi, terus mengamati setidaknya tiga negara yang memiliki resiko tinggi penularan mutasi Covid-19, diantaranya Inggris, Afrika Selatan, dan Brazil yang memang pertama mendeteksi sejumlah varian baru virus corona.

“Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya virus yang kami deteksi dalam PCR dengan strain atau jenis mutasi dari London, Afrika Selatan, maupun dari Brasil,” ujar Menkes Budi Gunadi saat jumpa pers perpanjangan penerapan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Jilid 3, dikutip Minggu (21/2/2021).

Sebab itu, kata Budi, pemerintah Indonesia terus fokus pencegahan hal tersebut dengan cara salah satunya membatasi dan memantau pergerakan dengan ketat dari wilayah negara tersebut.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan upaya dengan memperluas kapabilitas tracing untuk memastikan apakah kasus mutasi baru Covid-19 sudah terjadi atau belum di Tanah Air.

“Kami sudah bekerja sama dengan Menristek membangun jaringan 12 laboratorium untuk koordinasi sampling dan testing untuk menemukan mutasi baru strain virus corona,” tambah Budi.

Sejak Januari hingga Februari 2021 saat ini, Budi mengatakan, terdapat 180 sampel yang dilakukan penelitihan atas hal tersebut. Jumlah ini lebih tinggi dibanding perolehan tahun lalu di mana hanya memeriksa 170 sampel sepanjang tahun 2020.

“Kita lakukan dalam 1,5 bulan ini sudah jauh lebih banyak daripada yang kita lakukan setahun yang lalu sesuai,” terangnya.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun