LENSAINDONESIA.COM: Meski masih dibawah umur, BR (17) dan gadis kekasihnya yaitu IGD (16) keduanya kompak melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Tak tanggung-tanggung, sepasang kekasih asal Surabaya itu bahkan telah melakukan aksi curanmor sebanyak 7 kali.

BR dan IGD yang tinggal di sebuah kontrakan ini ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu malam 17 Februari 2021 setelah polisi melakukan pengambangan penyelidikan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan dalam aksinya, BR dan IGD hanya bermodal kunci T. Keduanya berboncengan mencari sasaran dan selalu membidik kendaraan roda dua yang terparkir di halaman rumah atau tempat umum.

Setelah mendapati target BR bertindak sebagi eksekutor, sementara IGD kekasihnya menunggu diatas kendaraan yang dijadikan sarana, sambil mengawasi situasi sekitar.

“Mereka sudah tujuh kali melakukan aksi pencurian, selain diwilayah hukum Polrestabes Surabaya juga beraksi di Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ungkap Oki di Mapolrestabes Surabaya, Senin (22/02/2021).

Oki mengatakan, dalam setiap aksinya BR dan IGD tampak tidak mencurigakan. Sebab keduanya tampak seperti muda-mudi yang sedang berpacaran.

“Mungkin untuk menghilangkan kecurigaan orang ya. Namanya berpasangan, datang ke TKP dia duduk. Dia target, yang selama ini modus operandinya berdua ini laki-laki dan perempuan membuat kecurigaan orang berkurang,” kata Oki.

Semua motor hasil curiannya, mereka jual ke Madura.

Dihadapan penyidik, BR mengaku bahwa dia bisa melakukan pencurian dengan kunci T dari hasil belajar sendiri.Meski begitu, polisi tidak percaya begitu saja. Oki menambahkan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

“Katanya (belajar) secara otodidak. Ini masih didalami (pelaku lain),” paparnya.

Kepada polisi, sepasang kekasih itu mengaku melakukan pencurian kendaraan bermotor untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Polisi mengamankan barang bukti satu unit motor matic, satu kunci T dan sebuah besi dengan ujung yang pipih. Sepasang kekasih itu terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan.@rofik