LENSAINDONESIA.COM: Nanang Iskandar (26), asal Indramayu, Jawa Barat, yang diduga menjadi pelaku penganiayaan Balita, diringkus Resmob Polrestabes Surabaya dalam pelariannya di Hutan Cikamurang.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan penangkapan setelah anggotanya melacak keberadaan pelaku yang berpindah-pindah. “Benar sudah ditangkap, Sabtu (20/2/2021) malam kemarin,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021).

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, setelah video berdurasi 28 detik yang direkam oleh sang istri menjadi viral, pelaku yang mengetahui hal itu lantas melarikan diri ke Cirebon. Apalagi dia tahu kasus itu dilaporkan ke unit PPA Polrestabes Surabaya.

Unit PPA yang diback up Resmob Polrestabes langsung melakukan penyusuran jejak pelaku yang kabur ke Cirebon. Namun pelaku bergeser ke Indramayu.

Saat akan disergap, pelaku yang mengetahui dirinya menjadi buron sempat melarikan diri ke dalam hutan Cikamurang. Namun polisi lebih gesit dengan berhasil melacak jejak lalu meringkusnya.

Dalam pemberitaan Lensa Indonesia sebelumnya, video penganiayaan terhadap Balita cewek yang diduga dilakukan ayah tiri di kawasan Ploso, Tambaksari, viral di medsos. Video berdurasi 28 detik yang direkam ibu korban itu sudah ditonton ribuan orang di Facebook dan Instagram.

Dalam video tersebut, Nanang Iskandar (26) yang diduga pelaku, terus menghajar kepala Balita yang cuma bisa menangis kesakitan.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama, membenarkan telah menangani kasus ini. Menurutnya, saat ini ibu korban sedang menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes.

“Iya benar, orang tua perempuan korban sudah melaporkan suaminya. Saat ini ibu korban sedang di BAP,” ujarnya saat itu, Selasa (16/2/2021). @wendy