LENSAINDONESIA.COM: Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Alexander K. Ginting mengatakan, peran kepala desa dan lurah sangat menentukan di dalam memberikan dampak pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Mereka, selain bagian dalam struktur pemerintahan, juga merupakan ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah. Sebab itu, harus terus mendorong sosialisasi penerapan PPKM mikro dalam upaya mencegah penularan sekaligus menekan angka Covid-19 harus terus didorong secara masif hingga pada lingkungan RT/RW.

“Ini merupakan komitmen di desa yang berkaitan dengan kesehatan terkait PPKM. Harus belajar terus mengenai PPKM ini, karena di kota dengan di desa pasti berbeda penerapannya,” ujar dr. Alexander dalam talkshow secara virtual dari Media Center Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, dikutip Selasa (23/2/2021).

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 pada 19 Februari 2021, jumlah kasus aktif secara nasional mengalami penurunan 17,27% selama sepekan, atau pada pekan ke-6 pelaksanaan PPKM.

Penurunan ini diharapkan terus terjadi. Hal tersebut mendorong pemerintah untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM skala mikro hingga 8 Maret 2021. Harapanya, percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia dapat tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, dr Alexander menambahkan, terdapat empat hal yang harus dicermati atau diperhatikan dalam penerapan PPKM Mikro ini.

“Yang pertama, dikerjakan, kedua adalah penanganan, ketiga pembinaan, dan keempat adalah sinergitas di setiap desa yang dilakukan oleh kepala desa maupun lurah,” terangnya.

Dia menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan PPKM juga harus ada dukungan yang dipimpin dari kepala desa (kades) maupun lurah. Sehingga langkah ini nyata dan berdampak.

Kegiatan utama yaitu memperluat protokol kesehatan. Dengan cara seperti penerapan wajib memakai masker, mencuci tangan di air mengalir dengan sabun, menghindari berkerumun, gunakan handsanitizer, dan tidak adanya kumpul-kumpul pesta, ataupun tidak ada kegiatan kumpul di balai rakyat.

“Ketika ada penegakan, sosialissi, integrasi, komuniaksi, dan data penularan akan turun,” ujar dr. Alexander.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun