LENSAINDONESIA.COM: Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia telah mengubah banyak hal di segala sektor kehidupan bermasyarakat. Penyelenggaraan semua aktifitas masyarakat berubah mengikuti kebiasaan baru dan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Tak terkecuali di dunia beladiri, situasi pandemi ini menuntut para penggiat beladiri untuk lebih kreatif dan inovatif supaya tetap bisa beraktifitas, berlatih, dan berprestasi.

Adalah Ranggy Putranda Mahardika, seorang pesilat muda asal Kabupaten Madiun merasa terpanggil untuk membuat sebuah ruang bagi para pesilat Jawa Timur untuk tetap berprestasi di masa pandemi. Bersama dengan rekan-rekannya yang tergabung dalam Event Organizer “Alienz”, pemuda kelahiran tahun 2002 tersebut menggelar “Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021”.

Ranggy Mahardika, Ketua Pelaksana Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021

Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021 ini memperoleh dukungan yang luar biasa dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Madiun, Dispora Kabupaten Madiun, IPSI Kabupaten Madiun, Kabupaten Madiun Kampung Pesilat, serta menggandeng media online LensaIndonesia.com, kanal pariwisata, seni dan budaya IndonesiaBagus.co.id, dan kanal beladiri Warta Jawara sebagai media partner.

“Pelestarian budaya pencak silat dan upaya untuk menciptakan perdamaian antar perguruan pencak silat harus tetap berjalan, meskipun di masa pandemi,” ujar Ranggy kepada LensaIndonesia.com, Rabu (24/2/2021).

Gelaran pencak silat yang digaungkan sejak awal bulan Februari 2021 ini-pun mendapat sambutan yang luar biasa dari para penggiat Pencak Silat. Setidaknya Sekitar 100 pesilat dari berbagai perguruan Pencak Silat di Jawa Timur akan menampilkan kepiawaian dalam video masing-masing yang akan dinilai oleh juri pada 2 Februari 2021 sampai dengan 4 Februari 2021 mendatang di Gedung Padepokan Madiun Kampung Pesilat, Kabupaten Madiun.

“Harapan saya, semoga dengan adanya gelaran Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021 dapat muncul atlet-atlet pencak silat berprestasi hingga ke kancah internasional.” Pungkas Ranggy yang pernah menyabet Juara 1 Tunggal IPSI di Kejurnas Pencak Silat Yogyakarta Championship 5 pada tahun 2019 lalu.

Ditemui di tempat yang terpisah, Ferry Puthut Handoko, Koordinator Lapangan Warta Jawara – Portal Beladiri Indonesia mengatakan bahwa segala pembatasan di masa pandemi saat ini tidak seharusnya menjadi penghalang untuk memberikan ruang prestasi bagi generasi muda.

“Berbagai macam pembatasan akibat pandemi yang terjadi saat ini semestinya tidak membatasi kreativitas, eksplorasi, dan inovasi kita untuk tetap berkarya, apalagi untuk memberi ruang bagi generasi muda untuk tetap berprestasi,” ucap Ferry.

“Seribu persen kami dari Warta Jawara mendukung gelaran Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021 ini, karena ini adalah even yang diprakarsai oleh para pemuda untuk generasi muda yang berprestasi. Singkatnya, dari pemuda untuk pemuda.” Tambah koordinator lapangan dari channel Youtube yang konsisten mengulas sejarah dan mensyiarkan pesan-pesan perdamaian dari para sesepuh perguruan-perguruan beladiri di Indonesia tersebut.

Retno Dumilah Silat Seni Virtual Series 2021 ini sedianya diadakan secara virtual melalui live streaming di kanal Youtube Warta Jawara – Portal Beladiri Indonesia. @Limad