LENSAINDONESIA.COM: Upaya para santri di Jawa Timur untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan Gerakan Santri Bermasker, mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, upaya ini harus didukung semua pihak.

“Upaya yang dilakukan santri di Jawa Timur ini adalah bagian dari upaya untuk menekan mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, kita harus memberikan apresiasi terhadap gerakan ini,” ujar LaNyalla dalam kunjungannya ke Gresik, Jawa Timur, Jumat (26/2/2021).

LaNyalla menyampaikan, setiap elemen masyarakat harus terlibat aktif dan memainkan perannya masing-masing untuk menghentikan wabah Covid-19.

“Implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, harus dijalankan semua pihak. Jika semua peduli dan bersama-sama menjalankan protokol kesehatan, maka laju pandemi bisa kita hentikan,” terangnya.

Selain itu, Dia juga berharap, Gerakan Santri Bermasker yang diinisiasi para Kyai dan Ulama dengan Polda Jatim, bisa berdampak luas pada masyarakat. Utamanya untuk saling menegakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes).

“Para Kyai dan Ulama memiliki peran penting. Dan mereka juga merupakan tokoh yang dihormati sehingga ajakannya pasti direspon positif oleh masyarakat umum,” tutur LaNyalla optimis.

Ditambahkan Senator asal Jawa Timur ini, untuk menghentikan penyebaran wabah masyarakat harus kompak dan saling mengingatkan, saling mengajak serta saling menjaga.

“Kepedulian antar sesama ini akan menjadi senjata utama, senjata yang kuat untuk menghadapi pandemi,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.@licom

LENSAINDONESIA.COM: Upaya para santri di Jawa Timur untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan Gerakan Santri Bermasker, mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, upaya ini harus didukung semua pihak.

“Upaya yang dilakukan santri di Jawa Timur ini adalah bagian dari upaya untuk menekan mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, kita harus memberikan apresiasi terhadap gerakan ini,” ujar LaNyalla dalam kunjungannya ke Gresik, Jawa Timur, Jumat (26/2/2021).

LaNyalla menyampaikan, setiap elemen masyarakat harus terlibat aktif dan memainkan perannya masing-masing untuk menghentikan wabah Covid-19.

“Implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, harus dijalankan semua pihak. Jika semua peduli dan bersama-sama menjalankan protokol kesehatan, maka laju pandemi bisa kita hentikan,” terangnya.

Selain itu, Dia juga berharap, Gerakan Santri Bermasker yang diinisiasi para Kyai dan Ulama dengan Polda Jatim, bisa berdampak luas pada masyarakat. Utamanya untuk saling menegakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes).

“Para Kyai dan Ulama memiliki peran penting. Dan mereka juga merupakan tokoh yang dihormati sehingga ajakannya pasti direspon positif oleh masyarakat umum,” tutur LaNyalla optimis.

Ditambahkan Senator asal Jawa Timur ini, untuk menghentikan penyebaran wabah masyarakat harus kompak dan saling mengingatkan, saling mengajak serta saling menjaga.

“Kepedulian antar sesama ini akan menjadi senjata utama, senjata yang kuat untuk menghadapi pandemi,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun