LENSAINDONESIA.COM: Seorang pelajar dan pengamen yang masih di bawah umur ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Rungkut Surabaya karena menjadi begal motor.

Dua bocah itu adalah HSR (15) pelajar asal Jl Rungkut Tengah dan MNF (16) pengamen asal Jl Kupang Krajan, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko Soesanto mengungkapkan, HSR dan MNF ditangkap setelah melakukan perampasan motor milik Rochman Maulana di Jl OERR (Outer East Ring Road) Gunung Anyar Tambak.

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku berkeliling mengedarai motor untuk mencari sasaran empuk, yaitu pengendara motor yang seumuran.

“Modusoperandi yang dilakukan adalah seolah-olah antar pelaku dan korban sedang ada perselisihan. Jadi korban dihentikan di tengah jalan, pelaku berpura mempunyai masalah dengan korban, akhirnya pelaku membawa korban berputar-putar kemudian membawanya ke tempat sepi,” jelas Iptu Joko Soesanto, Jumat (27/02/2021).

Saat berada di tempat sepi itu, lanjut Iptu Joko Soesanto, korban langsung dihajar dan motornya dibawa kabur. “Korban di tinggal begitu saja dalam keadaan tidak berdaya dan motornya dibawa lari,” imbuhnya.

Atas tindakan HSR dan MNF ini, korban Rochman Maulana kehilangan motor Honda Beat.

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku menjual kendaraan hasil rampasannya sebesar Rp 1,5 juta kepada seseorang yang berada di daerah Semampir, Surabaya.

Ironisnya, hasil dari kejahatan yang telah mereka perbuat digunakan untuk pesta miras bersama rekan-rekannya.

“Uangnya buat bayar kosan, buat beli rokok dan sisanya buat beli minuman (miras),” tutur MNF

kepada petugas.

Saat ini polisi tengah memburu penadah. Mengingat kedua pelaku masih dibawah umur, saat ini mereka tengah mendekam ditahan di tempat penitipan anak.

Dari tangan kedua bocah nekat ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z Merah Hitam L 6921 BV, yang digunakan sebagai sarana tindak pidana.@wendy