LENSAINDONESIA.COM: Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Rumah Sakit Lapangan (RLS) Khusus COVID-19 Kogabwilhan II di Jl Indrapura, Surabaya, Sabtu (27/02/2021).

Menkes Gunadi Sadikin yang didampingi Dinas Kesehatan Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana dan Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, Dr. dr. Joni Wahyuhadi menunjau langsung kesiapan penanganan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di RSL ini.

Menkes Budi juga sempat menanyakan kepada Penanggungjawab RSL Kogabwilhan II Indrapura, dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara terkait kapasitas bed sekaligus penggunaan tenda-tenda apakah sudah maksimal atau tidak.

dr. Nalendra menjelaskan, meski pada Desember 2020 dan Januari 2021 terjadi lonjakan pasien perhari hingga 300 orang lebih, dengan kapasitas 381 bed pasien, pihaknya masih mampu memberikan melayani penderita COVID-19 untuk kategori tanpa gejala hingga gejala sedang.

Sedangkan terkait penggunaan tenda, dia menyebut bahwa hal itu sudah dilakukan optimal, sebab sejak awal RSL itu berdiri dengan latarbelakang rumah sakit darurat COVID-19.

“Untuk konsepnya, sebagai rumah Sakit Lapangan, kami menggunakan lahan terbuka untuk meminimalkan titik jenuh virus dalam area zona merah. Dimana semua pasien mampu melayani diri sendiri dengan fasilitas yang telah disediakan RSLI. Kami juga melakukan monitoring Ketat, dan memberikan suasana senang bagi pasien agar cepat terbangun antibodi dan imunitasnya. Hal tersebut sesuai dengan slogan kami Be Happy,” ungkap dr. Nalendra dalam keterangan kepada media, Minggu (28/02/2021).

Kepada Menkes Budi, dr. Nalendra juga memaparkan data keberhasilan RSL Kogabwilhan II yang telah menyembuhkan 6.433 pasien, dengan memberikan kontribusi sebesar 5,59 persen dari total kesembuhan di Jawa Timur sebesar 115.728, dan 32,7 persen dari total kesembuhan di Surabaya sebesar 19.753

Mendengar pencapaian itu, Menkes Budi mengapresiasi penanganan COVID-19 yang telah dilakukan RSL Kogabwilhan II.

Bahkan, dirinya membuka ruang komunikasi dan mendukung penuh kepada semua pihak, utamanya faskes untuk bisa menginformasikan kebutuhan dan daya dukung yang diperlukan, untuk meningkatkan dan memaksimalkan penanganan COVID-19.

“Saya sangat mengapresiasi kerja-kerja para nakes dan relawan yang tidak pernah merasa lelah dalam menangani para pasien COVID-19. Tetap jaga terus semangatnya, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir,” tutup Menkes Budi.@wendy

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun