LENSAINDONESIA.COM: Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 20.00 WIB melakukan penggerebekan terduga teroris di kos-kosan Jl Tambak Deres Gang 2, Kelurahan Kenjeran.

Belum ada penjelasan pihak berwenang terkait berapa orang dan barang bukti apa diamankan Densus 88 dalam penggerebekan itu.

Sumber yang dihimpun Lensa Indonesia menyebutkan, aparat gabungan yang melakukan penggerebekan terlihat membawa senjata lengkap.

“Tadi jam 8an ada gerebekan gabungan TNI Polri Densus 88 bersenjata lengkap di Jl Tambak Deres Gang 2, Kelurahan Kenjeran. Gerebekan teroris,” ujarnya, Senin (1/3/2021) dini hari.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, dia belum dapat mengkonfirmasi kabar tersebut. “Masih belum dapat konfirmasi Mas,” singkatnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Soeryadi membetulkan kabar tersebut. “Infonya iya Mas. Coba konfirmasi ke Kapolsek atau lebih jelasnya ke Polrestabes Surabaya yang back up kemarin,” jelasnya.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Esti Setija Oetami tak membantah penggerebekan terduga teroris ini. “Yang berwenang menjelaskan Densus 88 ya Mas,” sambungnya.

Empat hari sebelumnya, Jumat (26/2/2021) Densus 88 Anti Teror sempat melakukan penangkapan terduga teroris yang tinggal di salah satu konter ponsel Jl Medokan Sawah 121, Surabaya.

Dari tempat tersebut, polisi mengamankan terduga teroris bernama Agus, jaringan teroris Jamaah Islam Ansharut Daulah dengan mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, panah dan perlengkapan bela diri Taek Won Do.

Selain di Surabaya, Densus 88 juga melakukan penggerebekan kepada terduga teroris di wilayah Jawa Timur lainnya, yakni di Sidoarjo, Mojokerto dan Malang. @wendy